Isuzu Dukung Penuh 'Normalisasi' Transportasi Darat | dapurpacu.id

Isuzu Dukung Penuh ‘Normalisasi’ Transportasi Darat


DAPURPACU – Bentuk dukungan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) terhadap aturan Over Loading/Over Dimensions atau biasa disebut ODOL terus dibuktikan, terutama pada pebisnis logistik dan transportasi.

Ditunjukkan dengan dukungannya pada Sosialisasi dan Pelaksanaan Normalisasi Kendaraan Bermotor di Jawa Timur. Acara ini merupakan inisiasi dari Kementerian Perhubungan yang bekerja sama dengan beberapa asosiasi pengusaha truk di sana.

Attias Asril, GM Marketing IAMI berpendapat, adanya peraturan ODOL ini membuat armada bisnis para pengusaha jadi lebih sehat, selain tentunya keselamatan yang faktor utamanya.

“Kendaraan komersial jadi sehat, perawatan lebih mudah, kendaraan tidak mudah rusak, dan nilai kendaraan lebih terapresiasi dengan fungsi sebagaimana mestinya,” ujar Attias, dalam keterangan resminya.

Bentuk dukungan semua pihak diwujudkan dengan dilakukannya penandatanganan deklarasi dari berbagai pihak, untuk mendukung sepenuhnya penegakan hukun dalam rangka ZERO ODOL di area Jawa Timur.

Melalui dealer Isuzu di Jawa Timur yang hadir pada deklarasi itu, Kepala Cabang Isuzu Dwijaya, Bagus Lukita Adhi mengatakan bahwa pihaknya akan selalu mendukung program pemerintah terkait peraturan itu.

“Sebagai produsen kendaraan komersial dan perusahaan yang taat aturan. Aturan ini ditegakkan untuk keselamatan semua pihak, baik pengendara truk, pengendara lainnya maupun masyarakat sekitar,” tambahnya.

Bagus pun berharap agar kedepannya peraturan ZERO ODOL ini dapat diimplementasikan di seluruh wilayah Indonesia, tanpa terkecuali.

“Dengan adanya sosialisasi di Jawa Timur ini menjadi awal mula yang baik yang dapat dijadikan contoh untuk wilayah lain di Indonesia kedepannya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, peraturan ini tertuang pada Surat edaran Menteri Perhubungan Nomor 21 Tahun 2019 tentang Pengawasan Terhadap Mobil Barang Atas Pelanggaran Muatan Lebih (Over Loading) dan/atau Pelanggaran Ukuran Lebih (Over Dimension).

Kemudian Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor KP 4294/AJ 501/DRJD/2019 tentang pedoman Normalisasi Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan, Kereta Tempelan. [dp/MTH]