BMW Astra Siap 'Tampung' Penjual Mobil BMW, Dananya Rp100 Miliar! | dapurpacu.id

BMW Astra Siap ‘Tampung’ Penjual Mobil BMW, Dananya Rp100 Miliar!


DAPURPACU – Pandemi Covid-19 menjadi kondisi yang menantang bagi pelaku penjual mobil bekas. Daya beli yang menurun diyakini menjadi faktor utamanya, terlebih bagi pemilik mobil premium yang berniat menjualnya.

Melihat kondisi itu, BMW Astra coba memfasilitasinya melalui diler resmi jual-beli BMW bekas terbesar di Indonesia, BMW Astra Used Car. Untuk memuluskan ‘niat’ itu, BMW Astra telah menyediakan dana hingga Rp100 milyar.

Fredy Handjaja, Presiden Direktur BMW Astra Used Car mengakui para pemilik mobil premium seperti BMW tentu menghadapi berbagai kesulitan saat hendak menjual mobilnya.

“Mulai dari ketidakpastian calon pembeli, kesulitan bertemu dengan pembeli, hingga harga yang kompetitif,” ungkap Fredy, disela temu virtual dengan media, Senin (23/11).

Dia memaparkan, kendala di atas masih ditambah lagi harus keluar rumah untuk ke showroom dalam kondisi seperti saat ini. Kondisi ini diperparah bila pemilik ingin menjual mobil cepat.

Baca juga:  Ini Tipsnya Biar Harga Jual Mitsubishi Xpander Tidak Anjlok

“Kami hadir dengan memberikan harga kompetitif dan proses pembayaran yang cepat, hanya dalam dua hari akan ditransfer. Yang pasti kami ingin memberikan kemudahan,” imbuhnya.

Namun yang terpenting, lanjut Fredy, BMW Astra Used Car menjual mobil BMW bekas berkualitas sekaligus memberikan harga terbaik bagi kedua belah pihak.

Hal ini dikarenakan BMW Astra Used Car memiliki standar khusus dalam proses penaksiran harga, didukung oleh tim appraiser terlatih. Oleh karena itu, telah disiapkan dana hingga Rp100 milyar.

“Dana itu kami siapkan untuk membeli BMW bekas dengan usia hingga tujuh tahun bagi seluruh pengguna BMW yang berniat menjual mobilnya,” pungkas Fredy.

Sebagai informasi, saat ini jaringan BMW Astra terdiri dari kantor pusat dan delapan cabang, yang tersebar di lima kota di Indonesia.

Cabang di Jakarta meliputi wilayah Sunter, Cilandak, Pluit dan Serpong, sementara lainnya berada di Semarang, DIY, Surabaya, Denpasar dan Makassar. [dp/MTH]