DAPURPACU – Pameran IIMS Motobike Hybrid Show akhirnya resmi dilaksanakan, setelah beberapa kali mengalami penundaan yang diakibatkan kondisi Ibu kota khususnya terus ‘memanas’ akibat penyebaran Covid-19 yang makin masif.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Dr. Ir. Taufiek Bawazier, M. Si. membuka secara resmi pameran pada Jumat (4/12) lalu.
Menurut Taufiek, meski pameran digelar secara gabungan baik offline maupun online, diharapkan mampu mempercepat pemulihan sektor otomotif di tengah pandemik.
“Kami optimis pameran ini dapat membangkitkan kegairahan publik dan minat masyarakat untuk membeli sepeda motor,” imbuh Taufiek, dalam siaran resminya.

Di sisi lain, Taufiek menjelaskan pihaknya mendukung pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia. Untuk itu, pemerintah telah mengeluarkan berbagai fasilitas perpajakan yang dapat dimanfaatkan oleh manufaktur dalam negeri.
“Tentunya Pemerintah juga telah memberikan berbagai insentif untuk mendorong tumbuhnya pasar kendaraan listrik di Tanah Air,” tambahnya kemudian.
“Kami mengajak seluruh pelaku industri otomotif baik pabrikan, kendaraan bermotor, industri komponen dan sparepart, sampai ke industri bahan baku untuk dapat mendukung percepatan program itu,” paparnya.
Delapan merek sepeda motor berpartisipasi, diantaranya Benelli, Gesits, NIU, Piaggio, Royal Alloy, Triumph, Vespa, dan Volta. Sementara perwakilan produk aftermarket ada Diton dan Ohlins.

Pameran dipenghujung tahun ini bakal bertabur program promosi dan penjualan dari tiap partisipan selama sepuluh hari kedepan, yang berlokasi di MotoVillage, Jakarta Selatan.
Masyarakat dapat berkunjung tanpa dipungut biaya apapun, hanya perlu membuat akun melalui official website dan menjadwalkan tanggal dan jam kedatangannya.
Bagi yang ingin melihat keseruannya secara online, IIMS Motobike Hybrid Show dapat diakses melalui official website www.indonesianmotobike.com.
“Kami juga ingin mendukung industri otomotif, khususnya roda dua, sekaligus membantu memulihkan lagi industri otomotif Indonesia,” tutup Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh. [dp/MTH]

