Mitsubishi Indonesia Rilis Harga Xpander Baru, Diskonnya Puluhan Juta! | dapurpacu.id

Mitsubishi Indonesia Rilis Harga Xpander Baru, Diskonnya Puluhan Juta!


DAPURPACU – Usai Mitsubishi Xpander masuk dalam daftar penerima insentif PPnBM, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengumumkan daftar harga kedua varian Xpander.

Banderol untuk Xpander dan Xpander Cross baru ini diberlakukan pada periode Maret – Mei 2021. Menurut Presiden Direktur MMKSI, Naoya Nakamura, kebijakan ini menjadi langkah menstimulasi pertumbuhan industri otomotif dan penjualan mobil di Indonesia.

“Kami mengapresiasi upaya dan langkah pemerintah Indonesia untuk menstimulasi pertumbuhan industri otomotif dan penjualan mobil di Indonesia melalui kebijakan insentif 0% PPnBM,” imbuh Nakamura.

Sebagai informasi, Xpander termasuk Xpander Cross merupakan model kendaraan Mitsubishi penerima manfaat dari kebijakan ini, dengan kriteria kendaraan sedan maupun minibus berkapasitas mesin kurang dari 1.500 cc, berpenggerak roda 4×2 dan diproduksi dengan serapan komponen lokal 70%.

Mitsubishi Xpander Cross Rockford Fosgate mendapat potongan harga Rp18 jutaan.

Xpander termasuk Xpander Cross sendiri memiliki nilai serapan komponen lokal tertinggi yakni 80% di antara model Mitsubishi lainnya.

Baca juga:  MMKSI Terus Dukung Pendidikan Siswa SMK Lewat Program MEP

Adapun detail perhitungannya sebagai berikut, Xpander Cross Premium mendapat potongan harga paling tinggi mencapai Rp 18,140 juta dan untuk warna putih lebih besar Rp18,3 juta.

Potongan harga yang sama juga berlaku untuk Xpander Cross Rockford Fosgate Black Edition yang belum lama ini ditambah stoknya sekitar Rp18 jutaan.

Sementara potongan terendah untuk Xpander GLX MT sebesar Rp13,390 juta dan Rp13,550 juta untuk warna putih. Sedangkan tipe Xpander Ultimate dan Sport mendapat potongan harga senilai Rp16,7 jutaan dan Rp16,9 jutaan untuk warna putih.

Dengan dikeluarkan kebijakan ini, MMKSI tetap bakal memonitor efektivitas dan dampaknya pada penjualan Xpander sebagai model yang menerima relaksasi.

“Monitoring untuk melihat seberapa besar penerimaan dan permintaan konsumen pada kedua varian (Xpander) tersebut. Termasuk kelancaran proses distribusi sesuai dengan kebutuhan konsumen,” pungkas Nakamura. [dp/MTH]