DAPURPACU – PT Wacana Prima Sentosa (WPS), produsen aki merek Massiv di Indonesia, melakukan peluncuran kembali (re-launching) salah satu lini produknya yaitu Massiv XP.
Kondisi pandemi yang berlangsung di Indonesia tidak lantas membuat PT WPS larut dari keadaan, dengan tetap menggelontorkan inovasi produk demi kepuasan konsumen atas aki Massiv.
Pilot Project Massiv XP, Satriawan Agung Prabowo mengatakan, pengembangan Massiv XP baru ini sudah dilakoni tim R&D pabrik Massiv di Cilincing, Jakarta Utara, sudah berjalan sejak setahun silam.

“Tepatnya awal pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia, akhirnya tim R&D Massiv mampu menghasilkan terobosan baru untuk memenuhi kebutuhan pemilik kendaraan,” jelasnya di outlet FAST Pancoran, Jakarta, Jumat, (9/4).
Adapun pengembangan baru pada aki tersebut terletak pada terminal (pull) aki yang kini berbeda dari sebelumnya. Tujuannya agar performanya tetap mumpuni meski sudah digunakan lama.
Sementara komponennya lainnya tidak ada ubahan, tetap model konvensional atau tipe aki basah, yang menjadi keunggulan dari Massiv XP sejak dua dekade silam dirilis di Indonesia.
Inovasi ini merupakan masukan dari para konsumen pengguna aki Massiv XP, mulai mobil-mobil dikelas LCGC sampai kendaraan niaga. Mereka mengeluhkan jamur cepat muncul dan sering ditemukan kebocoran pada terminal.

“Komponen tersebut dikembangkan berkat teknologi forged terminal. Sebelumnya, bagian terminalnya agak kasar permukaan dan kini lebih halus. Strukturnya lebih padat dan rapat,” jelas Gde Oka Yunihartawan, Technical Division Head PT Trimitra Baterai Prakars.
“Sehingga teknologi forged terminal ini mampu meningkatkan ketahanan hingga temperature 300 derajat Celcius. Performanya lebih baik 10% dibanding model sebelumnya,” imbuhnya.
Tak hanya itu, pengembangan ini juga dilakukan pada profile thread di bagian dalam terminal. Fungsinya untuk menghilangkan potensi kebocoran (crack) pada terminal.
Ke depannya, terobosan ini juga bakal diadopsi pada model-model aki Massiv lainnya seperti Thunder dan juga Amal. [dp/MTH]

