Xpander AP4 Tercepat di Kejurnas Sprint Rally 2021 | dapurpacu.id

Xpander AP4 Tercepat di Kejurnas Sprint Rally 2021


DAPURPACU – Rifat Sungkar mampu membawa Mitsubishi Xpander AP4 menjadi yang tercepat di hari pertama Kejurnas Sprint Rally ‘Fortune Nusantara Tropical Sprint Rally’, Sabtu (10/4) lalu.

Ajang yang berlangsung di Sirkuit Badak, Tanjung Lesung, Banten itu, Rifat dengan navigator M. Redwan berhasil membukukan waktu tercepat 2 menit 24,9 detik.

Waktu tersebut diraih baik pada kategori M1 maupun secara overall, di tengah lintasan yang telah rusak akibat guyuran hujan yang turun sejak pukul 03.00 WIB dini hari.

Pendiri Xpander Rally Team ini mengaku performa Xpander AP4 sudah terasa memuaskan sejak shakedown (uji coba lintasan dan latihan resmi) pada hari sebelumnya (9/4).

Rifat pun tidak menyangka performa besutannya akan mumpuni mengingat karakter lintasan sirkuit itu sangat berbeda dengan yang pernah dilalui Xpander AP4, baik saat uji coba di Selandia Baru maupun kala mengikuti kejuaraan pada 2020 silam.

“Padahal baru kali ini kami menghadapi lintasan seperti Sirkuit Badak yang super bumpy. Set-up mobil juga sangat berbeda dari semua set-up yang pernah kita lakukan sebelumnya,” ucapnya, dalam siaran resmi, Minggu.

“Memang harus ada penyesuaian untuk SS berikutnya, namun hasil di hari pertama sangat-sangat bagus dan saya puas atas hasil ini,” ujar Rifat.

Akibat hujan panitia membatalkan SS1 yang sedianya akan dimulai pada pukul 10.00 pagi di hari Sabtu. Setelah cuaca membaik dan panitia melakukan revisi lintasan, akhirnya para peserta dapat melakukan start untuk menjalani SS2 pada pukul 13.00 WIB.

Fortuna Nusantara Tropical Sprint Rally 2021 merupakan event pembuka pada kalender Kejurnas Rally tahun 2021 ini. Sirkuit Badak memiliki panjang lintasan 4,75 km.

Meski secara umum masuk dalam kategori Gravel, lintasan terbagi menjadi permukaan pasir, lumpur dan berbatu. Kondisi demikian menghadirkan tantangan tersendiri baik bagi tim mekanik dalam melakukan set-up mobil yang tepat.

Diikuti 92 starter, rencananya berlangsung dalam 4 SSS yang terbagi dalam SS Clockwise atau searah jarum jam dan 2 SS Anti-Clockwise atau berlawanan dengan arah jarum jam.

Di sirkuit, XRT melakukan perubahan besar pada Xpander AP4. Hanya saja, karena permukaan lintasan yang berpasir, lumpur dan berbatu, tim XRT melakukan set-up khusus pada bagian suspensi.

“Secara umum tidak ada ubahan besar pada setingan, hanya saja kami melakukan set-up khusus pada bagian suspensi,” pungkas Rifat. [dp/MTH]