DAPURPACU – Dua pebalap Federal Oil Gresini Moto2 mengaku mengalami kendala cuaca saat memasuki sesi kualifikasi kedua balapan Moto2 Perancis, Sabtu (15/5) sore.
Hujan yang turun di sesi itu membuat tim teknisi pontang-panting mengubah setingan ban dari kering ke basah. Kondisi ini terus terjadi sejak sesi latihan sejak Jumat.
Hal inilah yang menjadi salah satu kendala bagi Nicolo Bulega dan Fabio di Giannantonio, untuk bisa meraih waktu tercepat sehingga di akhir kualifikasi Bulega hanya mampu menempati grid 11 dan Diggia di posisi 15.
Akibat kondisi yang tidak menentu, Bulega sempat terpental dari motor ketika kualifikasi dan kehilangan waktu untuk memperbaiki catatan waktunya. Padahal dirinya mengakui sudah mulai percaya diri dan kencang di kondisi basah.
“Sayang sekali saya membuat sedikit kesalahan, padahal saya mulai kompetitif di kondisi lintasan basah dan posisi sebelas adalah hasil terbaik – hanya dengan dua putaran,” ungkapnya.

“Sebenarnya kami bisa melakukan hal yang lebih baik tapi kehilangan banyak waktu. Cuaca akan sangat berdampak ke balapan, tapi kami bisa melakukan lebih baik: berharap dan harus bisa mewujudkannya,” tambahnya.
Ungkapan serupa juga dilontarkan oleh Diggia, yang menurutnya kendala itu sudah dialaminya sejak pagi setelan lintasan kering dan basah tak bisa sempurna akibat kondisi sirkuit.
“Saat kualifikasi dengan separuh lintasan basah dan separuhnya kering, saya merasa kurang nyaman melesatkan motor, terutama di bagian yang basah, dan tak bisa kencang. Setidaknya harus ada perbaikan hadapi balapan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, saat ini Diggia menempati urutan ke-5 klasemen sementara dengan raihan 52 poin. Poin penuh di Circuit de la Sarthe, Le Mans, sore ini tentu tidak ingin dilewatkannya begitu saja.
Komitmen keras untuk bisa mengulang podium kemenangan seperti di Jerez pada Diggia diyakini mampu dia raih kembali. [dp/MTH]

