DAPURPACU – PT Pertamina (Persero) Sub-Holding Commercial & Trading melanjutkan Program BBM Satu Harga hingga ke pelosok Indonesia, untuk mendapatkan energi secara sama dan setara.
Kini melalui Marketing Region Jatimbalinus, Pertamina kembali mendirikan titik terbaru BBM Satu Harga di wilayah Dompu, Nusa Tenggara Barat. Tepatnya yaitu SPBU 56.842.06, Kecamatan Kempo.
Sebagai informasi, empat provinsi di region ini hingga sekarang sudah mendirikan 53 titik SPBU BBM Satu Harga yang sudah beroperasi di daerah 3T Tertinggal, Terdepan dan Terluar.
Di 53 titik tersebut harganya sama dengan wilayah lainnya di Indonesia, yaitu BBM jenis Premium dibanderol Rp6.450 per liter dan Rp5.150/liter untuk Biosolar.
“Kecamatan Kempo, Dompu, NTB kini tidak perlu lagi menempuh jarak 15 km untuk membeli BBM,” ujar Deden Mochamad Idhani, Unit Manager Communication & CSR Marketing Region Jatimbalinus.

Untuk tahun ini, lanjut Deden, ditargetkan ada 17 titik tambahan lembaga penyalur BBM Satu Harga dan sudah 10 titik yang beroperasi di wilayah Jatimbalinus.
Sebelumnya, masyarakat mendapatkan harga BBM jenis Premium sekitar Rp7.000 – Rp8.000, Pertalite sekitar Rp9.000, dan Solar sekitar Rp6.500.
Salah satu lokasi distribusi BBM Pertamina di Marketing Region Jatimbalinus, Fuel Terminal (FT) Bima tahun ini akan membuka jalur baru pengiriman BBM menuju Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, NTB.
Manager FT Bima, Damianus Fery Bayu Permana menuturkan, nantinya supply ke SPBU BBM Satu Harga tersebut berasal dari FT Bima dengan jarak tempuh kurang lebih 90 km menggunakan mobil tangki.
“Tentunya FT Bima sendiri nantinya akan mendukung penuh program BBM Satu Harga ini untuk menyalurkan energi ke pelosok supaya dapat dinikmati oleh masyarakat luas”, pungkasnya.
Jaringan dan jalur distribusi BBM Pertamina selalu bertambah hingga ke seantero negeri, dari mulai daerah paling utara Indonesia, sampai ke daerah paling selatan. [dp/MTH]

