Penjualan Mobil Bekas Masih Bergairah di Tengah Kebijakan PPnBM | dapurpacu.id

Penjualan Mobil Bekas Masih Bergairah di Tengah Kebijakan PPnBM

Penjualan mobil baru terus membaik hingga berakhirnya semester I 2021.

DAPURPACU – Pertumbuhan penjualan mobil baru yang terus membaik, dibarengi juga dengan pasar mobil bekas (mobkas) yang juga menunjukkan pemulihan jelang semester I berakhir.

Kondisi perekonomian masyarakat yang mulai membaik disinyalir menjadi pemicunya. Baru-baru ini, OLX Autos pun mencoba melakukan survei terkait Sentimen Pasar Mobil Bekas.

Pada survei yang dilakukan terhadap 1.193 responden tersebut mengerucut hingga disimpulkan ada dua kekuatan utama yang mempengaruhi industri mobil bekas jelang semester I/2021 ini.

Jefferson Kuesar, Director of Insights OLX Indonesia menuturkan, dua kekuatan tersebut yakni kebijakan PPnBM dan masa Ramadhan, diklaim juga mempengaruhi pasar mobil bekas Tanah Air.

Di sisi lain, permintaan mobil bekas diklaim semakin tinggi karena masyarakat mencari moda transportasi yang lebih aman di masa pandemi ini.

OLX Autos berupaya mempermudah masyarakat bertransaksi jual beli mobil bekas secara online.

Dari survei itu, lanjut Jeff, juga memperlihatkan bahwa penggunaan mobil pribadi pada kuartal I/2021 tercatat mencapai 41%, sedangkan sebelum pandemi hanya sekitar 33%.

Baca juga:  OLX Autos Permudah Jual-Beli Mobkas di Tiga Lokasi ini

“Kebijakan PPnBM membuat sekitar 35%-40% transaksi mobil bekas mengalami penurunan harga. Hal ini juga tentunya menjadi alasan sebagian besar konsumen memilih mobkas seiring adanya keterbatasan anggaran,” tambah Jeff.

Dari sisi konsumen atau pembeli, tambah dia, survei itu memperlihatkan bahwa hanya sekitar 10% konsumen mobkas membeli mobil baru setelah relaksasi PPnBM diterapkan.

Kemudian, bagi penjual perorangan, adanya kebijakan tersebut membuat mereka mempercepat waktu penjualan seiring dengan adanya kekhawatiran penurunan harga lebih lanjut dan permintaan yang lebih rendah.

Sementara bagi diler, mereka berupaya untuk beradaptasi dengan mengurangi pembelian stok mobil, memperluas saluran penjualan, dan mengurangi harga jual kepada konsumen.

Selain kebijakan PPnBM, masa Ramadhan turut mempengaruhi pasar mobil bekas saat ini. Masih berdasarkan survei Market Sentiment, meskipun ada penyekatan wilayah selama masa Ramadhan tahun ini, permintaan mobil bekas masih mencatatkan pertumbuhan.

Kendati belum sepenuhnya pulih, jika dibandingkan dengan Ramadhan tahun lalu, permintaan mobil bekas pada periode yang sama tahun ini diklaim tumbuh sekitar 10%.

Baca juga:  OLX Autos Permudah Jual-Beli Mobkas di Tiga Lokasi ini

Jeff mengatakan, penyekatan wilayah tidak membatasi permintaan karena konsumen memanfaatkan harga yang lebih rendah dan membutuhkan transportasi yang lebih aman.

“Dengan demikian, melihat kondisi hingga pertengahan tahun ini, kami optimistis kinerja industri mobil bekas akan positif pada penghujung tahun ini,” tandasnya.

Untuk menunjang keoptimisan itu, OLX Autos berencana akan terus berinovasi agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. [dp/MTH]