Quartararo: Faktor Pemilihan Ban Jadi Kendala Saat Race Nanti | dapurpacu.id

Quartararo: Faktor Pemilihan Ban Jadi Kendala Saat Race Nanti


DAPURPACU – Fabio Quartararo kembali meraih pole position pada seri MotoGP Catalunya, dan menjadi pencapaiannya yang kelima secara beruntun pada musim balap 2021.

Hasil ini menjadikannya sebagai pebalap pertama yang melakukannya dalam tujuh musim terakhir, setelah sebelumnya start terdepan di Portugal, Spanyol, Prancis dan Italia.

Pencapaian tersebut terakhir kali diraih oleh Marc Marquez dengan reskor serupa yang dilakukanya pada 2014. Tak hanya itu, lap time yang dicetaknya juga menjadi rekor lap di Circuit de Barcelona-Catalunya.

Tempat kedua dihuni dua rider Ducati yaitu Jack Miller dan Johann Zarco di tempat ketiga, yang terpaut 0,196 detik. Rider Pramac Racing ini dipaksa mengakui keunggulan kompatriotnya tersebut.

Usai balapan, pria dengan sebutan El Diablo ini melontarkan kunci suksesnya di seri ini, yang menurutnya faktor pemilihan ban menjadi penentu utamanya.

Rider kelahiran Perancis ini mampu tampil impresif di seluruh sesi latihan bebas, dengan menggunakan jenis kompon ban yang pada akhirnya Fabio berhasil mencatatkan waktu tercepat di FP4 untuk kelima kalinya berturut-turut.

Baca juga:  AISI Yakini Pasar Motor Domestik Tembus 4,3 Juta Unit

“Saya merasa performa motor sangat hebat,” tegas Quartararo usai balapan, seperti dilansir Speedweek. “Di FP4, kami mencoba ban medium dan keras, keduanya bekerja dengan baik.”

Meski demikian, saat nanti balapan berlangsung, dia belum memutuskan ban mana yang akan dipilih. Namun, (ban) tipe medium atau hard memiliki karakter yang sama dan waktu putarannya sangat bagus.

“Dalam kualifikasi, saya masih memiliki peluang, tetapi kemudian bendera kuning keluar. Saya pikir kami akan menjalani balapan yang hebat, satu-satunya tanda tanya adalah ban,” jelasnya.

Quartararo memaparkan bahwa musim balap tahun lalu, hampir semua pebalap menggunakan ban depan dan belakang jenis Soft. Namun untuk tahun ini berbeda, konsistensinya jauh lebih baik.

“Dengan ban medium, saya mampu melaju dengan catatan waktu 1,40 detik hingga memasuki 24 lap. Jika sesi pemanasan nanti kering, saya akan melihat bagaimana keadaannya dengan ban keras,” pungkasnya. [dp/MTH]