Dapat Restu OJK, Zurich Dirikan Perusahaan Asuransi Syariah Internasional | dapurpacu.id

Dapat Restu OJK, Zurich Dirikan Perusahaan Asuransi Syariah Internasional

Foto : zurich.co.id

DAPURPACU – PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) melaporkan bahwa perusahaan telah menerima izin regulator untuk beroperasi sebagai perusahaan asuransi umum syariah di Tanah Air.

Di sini, Adira Insurance akan mengalihkan portofolio bisnis syariahnya ke Zurich Syariah dan terus melayani nasabah dengan layanan dan produk terbaik.

Ke depannya, Zurich Syariah akan menjadi operator asuransi syariah internasional terbesar di Indonesia.

Presiden Direktur Zurich Syariah, Hilman Simanjuntak mengatakan, pihaknya melihat peluang yang luar biasa di segmen asuransi syariah, mengingat Indonesia memiliki lebih dari 270 juta penduduk dengan populasi Muslim terbesar di dunia.

Pendirian perusahaan asuransi syariah ini, lanjut Hilman, merupakan langkah penting bagi kami dalam mendorong pertumbuhan bisnis Zurich di Indonesia.

“Kami bersemangat untuk berperan aktif dalam pengembangan industri, sejalan upaya pemerintah mendorong jutaan keluarga menjadi lebih tangguh secara keuangan melalui perlindungan Syariah dan asuransi,” jelasnya.

CEO Zurich Asia Pasifik, Tulsi Naidu menuturkan, Indonesia dan kawasan Asia Pasifik (APAC) merupakan bagian dari strategis bagi bisnis Zurich Group.

Untuk itu, sambung Naidu, Zurich pun berkomitmen mengembangkan skala dan kehadirannya di kedua wilayah itu secara jangka panjang.

Dia menambahkan bahwa pendirian Zurich Syariah di Indonesia merupakan salah satu bentuk untuk memberikan solusi yang relevan dengan pendekatan lokal yang fokus menjawab kebutuhan nasabah.

“Zurich telah berdiri kuat di pasar Asuransi Takaful Malaysia, menawarkan produk asuransi jiwa dan umum. Kami akan memanfaatkan pengalaman Zurich di tingkat global dan regional pada segmen ini untuk memberikan produk dan layanan yang terbaik kepada nasabah kami,” imbuhnya

Di sisi lain, Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) 2A OJK, Ahmad Nasrullah mengatakan, ekonomi syariah di Indonesia memiliki potensi sangat besar.

Menurutnya, Masterplan Ekonomi Syariah dari Pemerintah bertujuan untuk mengoptimalkan potensi itu, serta membangun perekonomian secara nasional.

“Kami berharap agar lebih banyak lagi perusahaan yang melakukan spin off di waktu mendatang,” pungkas Nasrullah. [dp/MTH]