DAPURPACU – Main dealer sepeda motor Honda di Jawa Barat, PT Daya Adicipta Motora (DAM) secara rutin memberikan edukasi keselamatan berkendara untuk seluruh lapisan masyarakat.
Itu dibuktikan sepanjang Agustus ini sebanyak 1.500 pelajar dan 100 guru SMK Mitra Industri MM2100 Cikarang mengikuti pelatihan safety riding yang dibagi dalam 4 batch.
Dalam pelatihan yang dilaksanakan pada 9, 10, 12, dan 13 Agustus lalu, pelatihan dipandu langsung para instruktur safety riding DAM.
Safety Riding Development Section Head DAM, Ludhy Kusuma mengatakan, melalui instruktur safety riding berpengalaman, para peserta diberi edukasi mengenai pentingnya berkendara yang aman dan nyaman.

“Sekaligus mengenali potensi bahaya yang ada di jalan raya saat berkendara sepeda motor,” tutur Ludhy, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/8) lalu.
“Seluruh peserta juga mendapatkan edukasi bagaimana memprediksi bahaya yang ada dan berbagai macam mekanisme pengendara di jalan ketika ada potensi bahaya di depan mereka,” tambahnya.
Dalam webinar itu juga disampaikan perlunya beberapa aspek di dalam diri pada saat memprediksi bahaya, diantaranya, pengalaman, skill berkendara, pengetahuan dan salah satu yang terpenting adalah aspek emosional.
Karena kondisi-kondisi di atas, lanjut Ludhy, sangat mempengaruhi fokus saat berkendara. Menurutnya ada beberapa mekanisme dalam menghadapi potensi bahaya.

Mekanisme itu seperti memahami situasi, memprediksi dan memilah bahaya, serta melakukan tindakan pengoprasian. Semua itu harus dilakukan dalam waktu yang sangat cepat, terlebih bila bahaya yang ada itu muncul secara tiba-tiba.
Selama kegiatan webinar juga disajikan dengan pre-test dan post-test untuk seluruh peserta. Di sesi post test, tiga peserta terbaik dengan skor terbesar mendapatkan hadiah merchandise dan masker menarik dari Honda.
Hadiah juga diberikan kepada peserta yang asertif dalam memberi pertanyaan favorit ataupun menjawab pertanyaan dari instruktur.
Di akhir acara, para instruktur melakukan sesi tanya jawab dengan seluruh peserta webinar mengenai safety riding dan potensi bahaya ketika berkendara.
“Kami berharap materi yang disampaikan dapat bermanfaat dan berdampak baik kepada seluruh peserta dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari ketika berkendara motor,” pungkasnya. [dp/MTH]

