Empat Pabrikan Motor Dunia Hadirkan Swab Baterai | dapurpacu.id

Empat Pabrikan Motor Dunia Hadirkan Swab Baterai


DAPURPACU – Para petinggi Honda, KTM F&E, Piaggio Group dan Yamaha resmi menandatangani Swappable Batteries Motorcycle Consortium (SBMC), untuk kemudahan pemilik motor listrik mengganti baterai.

Penandatanganan ini menjadi bukti komitmen untuk mempromosikan meluasnya penggunaan kendaraan listrik ringan, seperti moped, skuter, sepeda motor, roda-tiga dan roda-empat di sektor transportasi.

Termasuk di dalamnya untuk manajemen siklus hidup baterai yang lebih berkelanjutan dalam konteks kebijakan iklim internasional. Konsorsium meyakini ketersediaan baterai ini kunci untuk pengembangan elektromobilitas yang memiliki tegangan rendah.

Tujuan dari konsorsium ini agar ditemukannya solusi untuk kekhawatiran yang dimiliki oleh customer terkait masa depan elektromobilitas, seperti jarak tempuhnya, waktu pengisian daya dan infrastruktur, serta biaya yang nantinya akan dikeluarkan.

Semuanya akan dicapai sesuai dengan empat tujuan utama yaitu:
1. Pengembangan spesifikasi teknis yang umum pada sistem baterai yang dapat ditukar.
2. Konfirmasi penggunaan secara umum sistem baterai.
3. Membuat dan mempromosikan, spesifikasi umum sebuah standar konsorsium yang berada dalam standarisasi badan Eropa dan Internasional.
4. Ekspansi penggunaan spesifikasi umum Konsorsium hingga tahap Global.

Melalui kerjasama erat dengan stakeholder dan negara, Eropa, serta badan standarisasi Internasional yang berkepentingan, para anggota pendiri Konsorsium akan terlibat dalam menciptakan standar teknis internasional.

Saat ini, ketersediaan stasiun pengisian daya masih bervariasi antar negara dan informasi yang tersedia masih sangat terbatas bagi end user.

Melalui konsorsium ini, Piaggio, Honda, KTM dan Yamaha ingin melibatkan para pembuat keputusan dalam pengembangan dan penyebaran infrastruktur pengisian daya untuk memajukan peningkatan pada kendaraan listrik ringan.

Keempat anggota pendiri mendorong seluruh stakeholder yang berkepentingan untuk bergabung dengan kerja sama ini agar dapat memperkaya keahlian pada Konsorsium dalam upaya terjaminnya difusi standar yang luas untuk standar baterai yang dapat ditukar.

Michele Colaninno, Kepala Strategi dan Produk Piaggio Group mengatakan, mobilitas perkotaan sedang melalui masa transisi yang menantang menuju elektrifikasi.

“Baterai yang dapat ditukar memberikan jawaban yang tepat untuk mempercepat waktu pengisian ulang kendaraan, menawarkan pilihan tambahan yang berharga bagi pengguna,” ujarnya.

Dari pihak Honda Motor Co., Ltd. yang diwakili Yoshishige Nomura, Chief Officer Motorcycle Operations mengakui bahwa Honda yakin adopsi sepeda motor listrik secara luas dapat memainkan peran penting dalam mewujudkan masyarakat berkelanjutan.

Untuk itu, lanjut dia, perlu menyelesaikan beberapa tantangan seperti memperluas jangkauan, mempersingkat waktu pengisian, serta menurunkan biaya operasional dan infrastruktur untuk meningkatkan kenyamanan konsumen.

“Tujuan akhir kami adalah untuk memastikan bahwa sepeda motor akan terus dipilih sebagai metode transportasi yang berguna dalam mobilitas masa depan,” tambahnya.

“Penandatanganan perjanjian Konsorsium ini menjadi langkah kunci untuk memastikan bahwa PIERER Mobility AG dapat terus bergerak maju, menghadirkan inovasi dengan cepat dan memajukan visi strategisnya yang jelas untuk kendaraan roda dua bertenaga listrik,” tutur Stefan Pierer, CEO PIERER Mobility AG.

“Bersama dengan mitra, kami akan berupaya menghadirkan sistem baterai yang dapat ditukar untuk kendaraan bertegangan rendah (48V) hingga kapasitas 11kW, berdasarkan standar teknis internasional,” jelasnya.

Takuya Kinoshita, Senior Executive Officer Chief General Manager of Land Mobility Business Operations Yamaha Motor Co., Ltd. mengatakan, akhirnya Konsorsium Pertukaran Baterai Sepeda Motor di Eropa siap dijalani.

Takuya berharap langkah pertama ini menjadi penerang yang dapat menarik seluruh pihak yang memiliki pemahaman yang sama dengan Yamaha untuk perubahan transformatif di masa depan.

“Kami di Yamaha Motor yakin melalui inisiatif ini dapat membantu menyatukan spesifikasi dan standar teknis yang berbeda, dan berkontribusi untuk memaksimalkan manfaat tenaga listrik bagi customer di seluruh dunia,” pungkasnya. [dp/MTH]