Jangan Asal Menempatkan Sepeda di Mobil, Begini Caranya! | dapurpacu.id

Jangan Asal Menempatkan Sepeda di Mobil, Begini Caranya!

Bersepeda dan jalan kaki, hingga memanfaatkan transportasi umum, menjadi solusi pengurangan emisi secara signifikan.

DAPURPACU – Mengayuh sepeda di akhir pekan menjadi pilihan olahraga favorit masyarakat saat ini, selain melakukan jogging ringan mengelilingi kawasan tempat tinggal.

Tidak sedikit juga para pecinta kayuh sepeda melakukan perjalanan dengan jarak tempuh yang jauh. Meski untuk kepulangannya, mereka menggunakan mobil guna menampung sepeda yang digunakan.

Sejatinya, tidak ada masalah untuk menempatkan sepeda di belakang atau ke kabin mobil. Tentunya dibutuhkan tata cara untuk bisa menempatkan sepeda tersebut.

Jangan sampai sepeda yang di bawa malah mengganggu konsentrasi pengemudi saat berkendara di jalan. Hal ini berhubungan erat dengan unsur safety.

Menurut Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000, membawa sepeda ke lokasi wisata menggunakan mobil merupakan aktivitas yang menyenangkan.

“Namun, Anda harus mempelajari cara membawa sepeda dengan mobil yang tepat demi kenyamanan dan keselamatan seluruh pengguna jalan,”terang Nur Imansyah, dalam siaran resminya.

Berikut tata cara membawa sepeda di mobil menurut pemaparan dari Auto2000:

Pelajari Payload Mobil
Setiap mobil memiliki payload atau daya angkut maksimal yang wajib dipatuhi oleh pemilik. Mobil yang kelebihan beban akan sulit dikendalikan, seperti mudah limbung dan kurang stabil.

Baca juga:  Sebegini Pentingnya Perawatan Mobil di Bengkel Resmi

Belum lagi kelebihan beban tersebut membuat komponen penting seperti ban dan rem bekerja ekstra keras. Jika dibiarkan, risiko celaka sangat besar, terlebih memasuki musim hujan saat ini.

Untuk itu, Anda bisa menghitung daya angkut maksimal dari buku manual kendaraan atau berdiskusi dengan service advisor bengkel resmi.

Memasukkan ke Dalam Mobil
Sepeda kesayangan bisa saja masuk ke kabin mobil, yang memanfaatkan area belakang dengan cara melipat joknya. Jelas, dari sisi keamanan bakal lebih terjamin.

Meski demikian, ada beberapa hal wajib yang harus diperhatikan. Pertama, jangan dipaksakan memasukkan sepeda jika terlalu besar karena bisa merusak panel interior.

Anda bisa melepaskan parts sepeda dan mengumpulkannya ke dalam boks supaya tidak berantakan. Letakkan di tempat yang aman atau diikat supaya tidak terlempar, seperti kalau ada pengereman mendadak.

Jangan biarkan sepeda berdiri atau tergeletak begitu saja tanpa pemegang dan pengikat untuk mencegahnya bergerak. Analoginya sama dengan seatbelt untuk mencegahnya terlempar ketika kecelakaan, di mana benturan dengan sepeda dapat membahayakan penumpang.

Baca juga:  Begini Cara Hemat BBM Menyetir Toyota Avanza ala Auto2000

Pastikan seluruh penumpang dapat duduk nyaman tanpa terganggu keberadaan sepeda. Tak kalah penting, jangan sampai sepeda menghalangi pandangan pengemudi ke belakang.

Memanfaatkan Bike Rack
Penggunaan bike rack membuat kabin lebih lapang dan nyaman. Ada dua jenis rak sepeda, yakni dipasang di belakang atau trunk rack dan di atap mobil atau roof bike rack.

Sebelum memutuskan menggunakannya, Anda harus memperhatikan beberapa hal. Pilihlah rak sepeda yang memiliki standar mutu baik dan terjamin.

Paling meyakinkan tentunya jika bike rack yang dibeli memiliki distributor resmi, sehingga memudahkan jika ada masalah. Karena dibuat khusus untuk membawa sepeda, kedua jenis bike rack sudah mengikuti standard global terkait keamanan saat dipakai.

Anda tinggal mempelajarinya, termasuk aturan penggunaan, lewat buku panduan yang disertakan dalam paket pembelian.

Perhatikan Ketika Menggunakan Rak Sepeda
Pengaplikasian roof bike rack mewajibkan Anda untuk memperhatikan beberapa hal penting. Pertama, tinggi mobil akan bertambah dengan adanya sepeda di atap, sehingga menjadi penghalang saat melewati portal seperti gerbang tol otomatis.

Baca juga:  Auto2000 Digiroom Raih Digital Marketing Champion 2021

Anda bisa meletakkan tanda peringatan di dasbor supaya tidak lupa di atap ada sepeda. Rak jenis ini juga membuat mobil lebih limbung, khususnya saat ada angin kencang.

Terakhir, dibutuhkan juga waktu lebih untuk naik-turun sepeda dari atap mobil. Lalu, bagaimana dengan rak sepeda di belakang bagasi atau trunk rack?

Anda akan mengalami kesulitan parkir di area sempit karena panjang mobil bertambah, mengurangi akses ke bagasi khususnya jenis sedan dan membatasi daya pandang pengemudi ke belakang.

Selain itu, pastikan panjang sepeda tidak melewati lebar mobil supaya tidak menghalangi pandangan lewat spion samping dan mencegah kecelakaan akibat terlalu lebar.

Disarankan untuk melepaskan ban sepeda jika ternyata melewatinya dan simpan di bagasi agar tidak ketinggalan. [dp/MTH]