Sebegini Rincian Biaya Servis All New Ertiga Hingga 100 ribu Km

DAPURPACU – All New Ertiga merupakan model Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) andalan Suzuki yang memiliki eksterior gagah dan tangguh, serta memiliki kabin dan bagasi yang luas untuk kenyamanan penumpang.

Dikombinasikan dengan jantung mekanis baru berkode K15B dengan konfigurasi 4 silinder segaris dan berkapasitas 1.462 cc DOHC VVT, mobil keluaran Cikarang ini disebut lebih bertenaga dan irit bahan bakar dengan standar Euro4.

Lewat MID (Multi Information Display), konsumen bisa melihat informasi rata-rata konsumsi BBM, real time konsumsi BBM, dan informasi temperatur luar.

Mengutip data yang dilansir pabrikan, konsumsi bensin dalam kota mampu mencapai 12,3 km/liter dengan kecepatan rata-rata 20 km/jam, dan 17 km/liter di jalan tol dengan penggunaan konstan di 100 km/jam.

Bahkan, jika menggunakan teknik eco driving, Ertiga transmisi manual mencatatkan angka 25,34 km/liter, sedangkan untuk varian otomatis mencapai 29,34 km/liter.

Namun, bagaimana dengan rincian biaya servis berkala mobil? Pasalnya, konsumen bakal menjadikan biaya servis sebagai salah satu bahan pertimbangan sebelum memutuskan membeli mobil baru. Terlebih, jika mobil yang dibeli akan digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Baca juga:  Suzuki Siapkan Penawaran Khusus Selama Jakarta Fair 2026

Menanggapi hal itu, Section Head of Service Administration PT Suzuki Indomobil Sales, Totok Yulianto menjelaskan, biaya perawatan mobil Suzuki di bengkel resmi sebetulnya tidak mahal.

Ia pun memberikan rincian hingga mobil menempuh jarak tempuh 100 ribu kilometer atau setara dengan 5 tahun penggunaan.

“Sebenarnya harga itu pertimbangannya reasonable atau tidak. Ternyata di konsumen itu belum tersosialisasikan,” ucap Totok saat ditemui beberapa waktu lalu.

Lebih jauh Totok mengatakan, konsumen perlu diedukasi mengenai fasilitas dan kualitas layanan yang akan didapat di bengkel resmi.

Menurutnya, bagi konsumen yang membeli All New Ertiga, sudah termasuk gratis servis berkala selama 3 tahun atau 50.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dulu.

“Bengkel resmi Suzuki memastikan konsumen menerima kualitas layanan yang terjaga dari mekanik bersertifikat, peralatan yang lengkap, ruang tunggu nyaman dan jaminan sparepart asli Suzuki,” imbuhnya.

Selanjutnya, jika pemakaian sudah di atas 3 tahun atau 50 ribu km, biaya servis berkalanya hanya merogoh kocek tidak sampai Rp1 juta setiap perawatan per 10.000 km. Terutama untuk yang bertransmisi otomatis.

Baca juga:  Ratusan Rider Suzuki V-Strom 250SX Taklukkan Jalur Ekstrem Bali

Sebagai contoh, untuk skema biaya perawatan berkala All New Ertiga A/T yang dikeluarkan di 60.000 km hanya merogoh kocek Rp931.750. Sementara untuk tipe manual biayanya senilai Rp1.204.750.

Lalu, di interval 70 ribu km, biaya servis berkalanya semakin murah yaitu Rp721.350, kemudian di 80 ribu km biaya servisnya sedikit melambung menjadi Rp1.713.750.

Kendati begitu, di interval 90 km biaya servis kembali menurun menjadi sama saat servis di 70 ribu km. Lalu untuk servis di 100 ribu km, biaya yang dibutuhkan sekitar Rp931.750.

“Perawatan berkala bisa dilakukan per 6 bulan. Dan total estimasi biaya yang dikeluarkan hingga jarak tempuh maksimal 100 ribu Km berada di kisaran Rp5 jutaan,” jelas Totok.

Jika ditotal maka bajet yang harus dikeluarkan tepatnya mencapai Rp5.019.950. Dia menekankan, konsumen juga harus bisa berkata tidak jika memang dirasa tidak perlu dilakukan penggantian. Terkadang bagian yang tidak wajib inilah yang membuat konsumen merasa harga yang terlalu mahal.

Baca juga:  Ratusan Rider Suzuki V-Strom 250SX Taklukkan Jalur Ekstrem Bali

“Misalnya, balancing dan spooring di 10.000 km bukanlah hal yang wajib. Selama unit digunakan di permukaan jalan yang normal, dipastikan masih aman dan nyaman. Tidak dilakukan sekarang toh garansi tetap berlaku,” pungkasnya.

Satu hal yang perlu diketahui, dengan melakukan perawatan di bengkel resmi maka rekam jejak kendaraan dapat diketahui. Terlebih resale value atau harga jual mobil kembali bisa dijaga agar tetap tinggi dan nilai penyusutan juga rendah, sehingga dapat lebih menguntungkan pemilik kendaraan.

Sebagai informasi, selama 9 tahun Suzuki Ertiga dipasarkan di Indonesia mencatatkan penjualan 314.531 unit, dan ekspor ke-36 negara mencapai 103.744 unit.

Di tahun ini, All New Ertiga berhasil menguasai pangsa pasar LMPV sebesar 9%, dan berkontribusi 12% terhadap penjualan nasional Suzuki Indonesia.

Soal harga, All New Ertiga dibanderol dengan harga mulai dari Rp201,9 juta hingga Rp255,1 jutaan on the road (OTR) DKI Jakarta. [dp/DF]

Previous articleTim TTI Raih Sukses di Seri Perdana Kejurnas Slalom 2021
Next articleLayanan Digital ‘Menu Utama’ Astra Financial di GIIAS 2021