DAPURPACU – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk melaporkan pencapaian selama sembilan bulan pertama 2021, dengan perolehan laba bersih mencapai Rp76 miliar.
Torehan positif selama periode Januari-September ini dipaparkan saat dilaksanakannya kegiatan Public Expose atau Paparan Publik secara virtual, Rabu (3/11).
Dalam pemaparannya, Presiden Direktur WOM Finance, Djaja Suryanto Sutandar mengatakan, perusahaan telah melakukan beragam inovasi dan inisiatif dalam rangka perbaikan kinerja di tengah pandemi Covid-19.
“Perseroan telah merealisasikan proses digitalisasi akuisisi dan channel payment. Perseroan telah berhasil menerapkan Work by Virtual dalam rapat, training, sosialisasi dan aktivitas operasional bagi karyawan,” tambahnya.

Di sisi lain, Perseroan juga telah menjalankan sentralisasi proses operasional dan kredit, serta optimalisasi produktivitas dan efektivitas tenaga marketing dan penagihan.
Untuk pengembangan produk, lanjut Djaja, pada Agustus lalu, Perseroan telah meluncurkan produk baru pembiayaan logam mulia yang dinamakan MasKu.
“Keberhasilan Perseroan dalam menjalankan keseluruhan strategi di tengah pandemi memberikan dampak yang positif bagi pencapaian kinerja Perusahaan,” tuturnya.
Menurut Direktur Keuangan WOMF, Zacharia Susantadiredja, perseroan mampu mencatatkan peningkatan laba bersih hingga 34 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp56 miliar.
Disebutkan bahwa kenaikan ini didukung perbaikan kualitas portofolio yang signifikan, pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang sehat dan konsistensi atas efisiensi biaya dana dan operasional perseroan.

“Sedangkan untuk total penyaluran pembiayaan tumbuh 69% mencapai Rp3,0 triliun per September lalu, dibandingkan periode yang sama 2020 sebesar Rp1,8 triliun,” imbuh Zacharia.
Sedangkan untuk Total Ekuitas naik 8% menjadi Rp1,3 triliun, Return on Asset (ROA) tercatat sebesar 2,7% dengan Return on Equity (ROE) sebesar 8,1%. Lalu untuk Non-Performing Financing (NPF) neto mencatatkan angka 0,9%, atau turun 1,9% dibandingkan per September 2020.
Djaja pun menegaskan bahwa kinerja perseroan secara keseluruhan yang terus membaik ini tidak lain adalah kerja keras seluruh manajemen dan karyawan.
“Dengan keberhasilan ini kami siap melakukan ekspansi yang lebih luas untuk mencapai pertumbuhan lebih solid demi kepuasaan konsumen dan mitra kami,” pungkasnya. [dp/MTH]

