DAPURPACU – PT Astra Otoparts Tbk mengumumkan pencapaiannya selama sembilan pertama 2021, yang membukukan pendapatan bersih konsolidasian sebesar Rp11,041 triliun.
Disebutkan, lonjakan pendapatan pada periode Januari – September lalu itu diklaim karena kenaikan dari segmen usaha manufaktur sebesar 49 persen, atau Rp5,429 triliun atau naik sebesar 44% dari periode yang sama tahun lalu.
Hasil ini berasal dari kemitraan dengan berbagai suku cadang kelas dunia untuk dipasarkan ke pasar OEM (Original Equipment Manufacturer) dan suku cadang pengganti (REM/Replacement Market), baik untuk kendaraan roda dua, roda empat, maupun kendaraan komersial.
Dari segmen perdagangan berkontribusi sebesar 51% terhadap total pendapatan bersih konsolidasian Perseroan, dengan total pendapatan selama sembilan bulan pertama 2021 sebesar Rp5,612 triliun atau naik 15%.

Sebagai informasi, Perseroan memiliki jaringan distribusi domestik yang luas untuk pasar suku cadang pengganti, mencakup 49 diler utama dan 24 kantor penjualan yang melayani 12.000 toko suku cadang di seluruh Indonesia.
Sedangkan untuk pasar ekspor, Perseroan melayani lebih dari 40 negara di kawasan Afrika, Amerika, Asia Oseania, Eropa, serta di Timur Tengah.
Adapun jaringan ritel modern mulai dari Shop&Drive berjumlah 372 outlet, Astra Otoservice, bengkel perawatan berkala khusus kendaraan roda 4 dari seluruh merek dan platform online www.astraotoshop.com.
Aktivitas Korporasi
Selama tahun ini, Perseroan telah meluncurkan sejumlah produk wearable and medical diantaranya masker elektrik Grin Smile, Air Purifier Frezair dan aksesoris sepeda seperti helm sepeda Grin Miles dan speedometer.
Selain itu, Perseroan juga memproduksi produk non-otomotif untuk segmen industri dan alat berat, seperti industrial battery, industrial chain maupun komponen untuk alat berat. [dp/MTH]

