DAPURPACU – PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DCVI) siap mengikuti kebijakan pemerintah terkait standar Euro 4 untuk kendaraan berbahan bakar diesel yang akan diberlakukan mulai 7 April tahun depan.
Adapun untuk beleid tersebut tertuang dalam Surat Penundaan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia No S 786/MENLHK-PPKL/SET/PKL.3/5/2020 yang tertanggal 20 Mei 2020.
Untuk itu, sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah, DCVI telah menyiapkan Mercedes-Benz Axor berstandar Euro 4 dengan penyematan sistem pembakaran selective catalytic reduction (SCR), yang mulai dirakit di pabrik Wanaherang, Bogor.
Perlu diketahui, sejak pertama kali diperkenalkan standar Euro4, Daimler Trucks telah lama atau lebih dulu menyematkan sistem pembakaran selective catalytic reduction (SCR).

Sistem ini biasa disebut dengan teknologi penangkal emisi dan AdBlue atau cairan bernama diesel exhaust fluid (DEF).
Menurut President Director DCVI, Jung Woo Park, perusahaannya berkomitmen melakukan proses transisi lewat penyempurnaan pada produk-produk unggulannya.
“Kami sangat senang bisa membuka babak baru bagi Indonesia yang lebih ramah lingkungan dengan menghadirkan teknologi selective catalytic reduction (SCR) dan Adblue,” ucapnya dalam Ngovsan DCVI X FORWOT, Rabu (15/12) lalu.
Dirinya memaparkan, jajaran truk Mercedes-Benz Euro4 Axor sudah menggunakan mesin yang terbukti kuat dengan bahan bakar yang ada di Indonesia.
“Dengan sistem SCR ini akan menurunkan emisi setelah diproses di ruang bakar mesin. Artinya kita bisa mengandalkan kondisi dan performa terbaik mesin selama beroperasi,” paparnya.

Kelebihan lain di truk ini, interval perawatan ditingkatkan jadi 50.000 km untuk truk Euro 4 dengan sistem tambahan pada mesin yang menjaga oli mesin tetap bersih sepanjang waktu.
Selain itu, unit pump injection engine juga diklaim andal, waktu operasi (uptime) yang tinggi dengan interval perawatan yang lebih panjang, serta efisiensi bahan bakar yang tinggi dengan emisi yang lebih bersih berkat teknologi SCR.
Sementara itu, Faustina, Head of Product and Marketing Truck & Bus Product, Homologation, Marketing and Communications PT DCVI menambahkan, selain dibekali teknologi modern SCR, truk Axor baru ini juga memiliki teknologi Zero Pressure Drain Unit Pump (ZPD).
“Axor baru ini secara mesin tetap sama yaitu OM906LA, transmisi juga sama. Jadi keuntungan yang diberikan kepada konsumen adalah tidak perlu banyak mengganti suku cadang dan aftersales-nya,” ungkapnya.

Mengenai detail produk Mercedes-Benz Axor Euro 4, juga memikiki aksen baru di bagian eksterior dan interior untuk seluruh lini serta beberapa pembaharuan dari segi teknis khusus untuk 3 varian Axor antara lain Mercedes-Benz Axor 2528R/5700, 2523R/4500 dan 2523R/5700.
Pada sisi eksterior, Mercedes-Benz Axor telah diberikan Roof Sun Visor untuk melindungi pengemudi dari silau matahari dan tambahan pada ujung bemper yang stylish, sehingg lebih gagah saat di jalanan.
Melihat lebih dekat di bagian interior, kesan mewah truk Mercy ini diaplikasikan lewat perubahan warna kabin yang dominan hitam, coklat dan beige, juga ada perubahan pola warna kursi menjadi 3D pattern.
Axor terbaru memiliki Gross Vehicle Weight (GVW) Rating sebesar 26.500 kg dari yang sebelumnya hanya sebesar 25.000 kg.
Selain itu, Mercedes-Benz Axor ini juga mendapatkan pembaruan di bagian axle yang sebelumnya memiliki kapasitas axle depan-belakang sebesar 6.000 kg-19.000 kg menjadi 6.500 kg- 20.000 kg.

Pada bagian ban (tyre) juga dilakukan pembaruan menjadi 11.00-20 bias sehingga lebih sesuai dengan persyaratan pasar mengenai kapasitas beban ban dan menjadi lebih cost-efficient.
Untuk Mercedes-Benz Axor 2528 R, pembaruan diberikan dengan kehadiran model terbaru versi 6×4 yang memiliki area muatan terpanjang di kelasnya sebesar 9.88 meter.
Pada model terbaru ini, Mercedes-Benz Axor 2528 R 6×4 mengadopsi peredam pada bagian belakang (rear shock absorber) dan axle yang lebih kuat dan lebih lebar pada bagian depan.
“Kami yakin pembaruan dan pengenalan model baru ini akan menumbuhkan tingkat kepercayaan dan penerimaan pelanggan. Terlebih lagi kami akan menembus segmen pasar baru yang telah menantikan Axor 2528 R sebagai truk rigid 6×4 pertama untuk angkutan jarak jauh,” tutup Faustina. [dp/DENNY]

