Saturday, 11 July 2026

Isuzu Indonesia Pupus Kekhawatiran Susahnya Aftersales Euro 4

Date:

DAPURPACU – Jelang penerapan standar gas buang Euro 4 pada April 2022, Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) memastikan kesiapan layanan purna jualnya di seluruh dealer resmi mereka.

Budhi Prasetyo, Aftersales Business, Inventory & Logistic Div. Head IAMI menjelaskan, konsumen pemilik produk Isuzu tidak perlu cemas dengan layanan purna jual yang ada di bengkel resmi.

Hal itu diperkuat dengan ketersediaan unit yang telah dilengkapi teknologi mesin common-rail berstandarisasi Euro 4, sejak diperkenalkannya Isuzu Giga pada 2011.

“Bagi Isuzu, teknologi common rail sudah dimulai sejak 10 tahun lalu lewat Giga, dan selama ini tidak ada masalah pada teknologi mesin tersebut,” tambahnya.

Sementara Theo Martinez, Aftersales Strategic & CRM Dept. Head IAMI memaparkan, konsumen tak perlu khawatir adanya standar emisi Euro IV dimana secara suku cadang dan perawatan tetap sama seperti standar emisi Euro II.

Di sisi lain, secara suku cadang, unit Traga 90 persen sama seperti model Euro II, sedangkan ELF 83 persen dan Giga 90 persen sama seperti model sebelumnya.

Sedangkan pada komponen fast moving, hanya ada tiga perbedaan pada Giga yaitu Air Cleaner, Fuel Filter dan Cover Clutch. Adapun untuk ELF terdapat lima perbedaannya, yaitu Belt Cooling Fan, Element Fuel Filter, Element Oil Filter, Disc Clutch, serta Cover Clutch.

Theo menegaskan kepada konsumen untuk tidak perlu khawatir akan ketersediaan suku cadangnya di pasaran guna perawatan berkala.

“Dengan kondisi tersebut, part shop tidak perlu menambah stok yang sangat besar untuk mem-backup karena 90 persen sparepart sama dengan model sebelumnya,” imbuhnya.

Selanjutnya dari sisi perawatan, lanjut Theo, 90% suku cadang sama dengan model sebelumnya sehingga interval penggantian tidak berubah dan biaya perawatan tidak mahal.

“Semua bisa berjalan baik dan kita layani dengan maksimal. Kita juga ada 108 outlet, 70 bengkel mitra Isuzu dan 145 unit bengkel Isuzu berjalan,” papar Theo.

“Untuk melakukan pemeriksaan unit Euro 4, diperlukan diagnostic tools dan sudah tersebar di seluruh outlet Isuzu, dimana alat ini membantu memeriksa dan merawat unit konsumen,” pungkasnya.

Sebagai informasi, semakin tinggi standar Euro yang ditetapkan maka semakin kecil batas kandungan gas karbon dioksida, nitrogen oksida, karbon monoksida, volatile hydro carbon dan partikel lain yang berdampak negatif pada manusia dan lingkungan.

Untuk Euro 4, kandungan nitrogen oksida pada kendaraan berbahan bakar bensin tidak boleh lebih dari 80 mg/km, 250 mg/km untuk mesin diesel, dan 25 mg/kg untuk diesel particulate matter. [dp/MTH]

Share post:

spot_img

More like this
Related

VinFast Sewakan Mobil Listrik Rp300 Ribuan, Driver Bebas Biaya Cas

DAPURPACUID - Bagi pengemudi ride-hailing (taksi online) dan armada...

Jetour T1 Kian Diburu, Kuota Harga Spesial Tinggal Sedikit

DAPURPACUID - Di tengah ketatnya kompetisi pasar SUV di...

Tak Semua Lolos! WMS Saring Kontingen Safety Riding Terbaik

DAPURPACUID - Kemampuan mengendarai motor dengan aman tidak lahir...

SMK Adu Skill Alat Berat, United Tractors Buka Jalan Karier

DAPURPACUID - Persaingan di dunia kerja kini tidak lagi...