DAPURPACU – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mencatatkan pencapaian penjualan positif dengan kontribusi pangsa pasar sebesar 46,7 persen dari 225 ribu unit yang terjual sepanjang 2021.
Dengan angka tersebut, distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) di Indonesia ini tetap menempati posisi nomor satu pasar niaga di Indonesia selama 51 tahun ini.
Executive Vice President Of Sales And Marketing Division KTB, Duljatmono menuturkan, penjualan Fuso mampu mencapai 34.375 unit selama periode Januari – Desember 2021.
Jumlah itu meningkat 30,1 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 24 ribu unit. Sedangkan untuk wholesales, KTB mencatat lonjakan 41,5% atau 36.518 unit dari tahun sebelumnya yang hanya meraih 21.359 unit.

“Kami bersyukur posisi KTB masih market leader dengan pangsa pasar 46,7 persen,” jelasnya disela temu media secara virtual, Rabu (26/1) lalu.
Segmen Light Duty Truck (LDT) masih dikuasai dengan model andalannya Mitsubishi Canter dengan pencapaian sebesar 56,9 persen. Sementara untuk pasar Medium Duty Truck dengan produk Fuso Fighter meraih angka 22,5 persen.
Duljatmono mengklaim, pertumbuhan segmen ini sudah terlihat sejak awal 2021 yang ditandai dengan permintaan yang stabil dan makin meningkat sejak Agustus.
“Kami mencatat permintaan tertinggi di Desemmber kurang lebih 10.330 unit, dimana produk kami Fuso meraih penjualan sebanyak 4.800 unit di bulan itu,” tambahnya.
Untuk tahun ini, lanjut dia, KTB berupaya menjaga tren positif tersebut, dilihat dari GDP yang prediksi mampu menggapai 5,9 persen. Ditambah upaya Pemerintah terus melakukan pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

Secara target, di 2022 ini KTB meyakini bisa meraih pangsa pasar sebesar 48 persen. Keyakinan itu diperkuat dengan kesiapan KTB untuk menghadirkan produk-produk dengan standarisasi Euro 4.
“Total kami berencana menghadirkan 29 varian baru di Indonesia tahun ini, dengan tentunya peningkatan fungsional sesuai standarisasi emisi Euro 4,” imbuhnya.
“Karena Euro 4 baru bagi pelanggan, KTB siap mendukung pelanggan dengan solusi total: ketersediaan suku cadang dengan harga terjangkau, lebih banyak lokasi 2S Fleet Workshop dan menambah operasi Mobile Workshop Service,” pungkasnya.
KTB juga mengumumkan agenda terbarunya terkait Electric Vehicle. KTB akan mengadakan ‘pembuktian konsep (Proof of Concept)’ di Indonesia untuk mempelajari kebutuhan pelanggan secara akurat.
Momen perkenalan yang sesungguhnya akan ditentukan berdasarkan kebutuhan pasar dan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah. [dp/MTH]

