DAPURPACU – Para pebalap MotoGP mengeluhkan kondisi Pertamina Mandalika International Street Circuit di Lombok usai melakukan sesi tes pramusim pada 11-13 Februari 2022 kemarin.
Pada beberapa tikungan, aspalnya mulai rontok dan banyak batu-batu kecil yang terangkat. Saat motor melaju batunya akan terpental. Sehingga, pebalap yang ada di belakang akan terasa seperti dilempari batu.
Hal itu akibat adanya pembangunan di sekitar sirkuit dan kondisi sirkuit yang tidak digunakan untuk balap selama beberapa bulan, membuat aspal lintasan menjadi kotor dan permukaannya licin.
Menanggapi kondisi ini, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), sebagai pemilik sirkuit telah menyetujui penilaian dan permintaan FIM dan Dorna Sports.
Termasuk beberapa masukan dari para pebalap dan tim mengenai tata letak lintasan dan standar safety-nya, termasuk area runoff yang luas, baik aspal maupun gravel.
FIM, Dorna Sports dan ITDC sepakat untuk melakukan pengaspalan ulang sebagian lintasan sirkuit itu. Proses pengerjaan pun sudah berjalan, dan dijadwalkan berjalan selama satu bulan.
Menurut Abdulbar Mansoer, Direktur Utama ITDC, pihaknya sudah mengirimkan action plan kepada FIM. Pihaknya juga sudah mendapatkan jawaban dari Franco Uncini, Grand Prix Safety Officer FIM.

“Mereka menerima action plan kami dan akan memonitor pembenahan sirkuit. Kami selaku pemilik dan pengelola sirkuit, berkomitmen untuk tetap dengan partner kami, PT PP dan RMI, untuk melakukan penyempurnaan sirkuit,” kata Mansoer saat konferensi pers virtual, Rabu (16/2).
Dijelaskannya, ITDC dan pihak-pihak lainnya sepakat bahwa MotoGP harus tetap berjalan sesuai jadwal yang direncakan, yaitu 18-20 Maret 2022. Selain itu, ITDC juga akan melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan semua permintaan FIM dalam waktu satu bulan.
Di kesempatan yang sama, Novel Arsyad, Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (PP) mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan alat berat dan material yang diperlukan.
Bahkan, lanjut Novel, persiapan sudah berjalan sejak Selasa (15/2) lalu dengan pengawalan khusus untuk cepat sampai di Lombok.
“Per tanggal 15 (Februari), semua peralatan kami sudah jalan ke Lombok memakai satu kawalan khusus. Dan material dari Palu berupa batu-batu pecah sudah kita siapkan dan kalau tidak ada halangan besok pagi (Kamis, 17/2) akan langsung berangkat,” ungkap Novel.
Dia menambahkan, PT PP berkomitmen dan yakin untuk menyelesaikan pembenahan Sirkuit Mandalika paling lambat 10 Maret 2022 atau seminggu sebelum balapan digelar.
Novel juga menekankan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin dalam menjalankan semua rekomendasi dari FIM terkait proses pengaspalan ulang Pertamina Mandalika Street Circuit.
“Kami berkomitmen, apa yang kami bicarakan, kita all out (habis-habisan). Kita bisa selesaikan MotoGP agar berjalan sesuai saran yang diberikan, tentunya dengan kualitas terbaik agar pebalap bisa meningkatkan kecepatan lebih dari tes pramusim,” tutupnya. [dp/DF]

