Pentingnya Spooring Buat Mobil, ini Risikonya Jika Lalai

DAPURPACU – Bagian kaki-kaki pada mobil membutuhkan perhatian yang tak kalah penting, selain tentunya di sektor mesin yang juga harus mendapatkan perawatan secara berkala.

Komponen yang aman pada bagian ini (kaki-kaki) dipastikan dapat memberikan ketenangan dalam bertransportasi serta mendeteksi masalah yang muncul lebih dini.

Salah satu masalah pada kaki-kaki kendaraan yang sebaiknya dihindari adalah roda yang tidak selaras dan dapat mempengaruhi suspensi dan kondisi ban.

Pabrikan mobil, tak terkecuali bagi Suzuki mengimbau kepada konsumen untuk melakukan pemeriksaan dan pengaturan wheel alignment secara berkala.

Hal tersebut untuk memastikan kondisi keempat roda sudah selaras dan seimbang antara Camber, Caster, Toe, dan Kingpin Inclination.

Menurut Hariadi, Asst. to Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales, wheel alignment berfungsi memastikan stabilitas suspensi kendaraan agar bekerja dengan baik dan membuat usia roda lebih awet.

Saat melakukan pemeriksaan, yang perlu diperhatikan adalah Camber, Caster, Toe, dan Kingpin Inclination untuk memastikan sudut ban dapat terpasang dengan baik karena dapat mempengaruhi cara ban bersentuhan dengan jalan.

Berikut pengertian mengenai Camber, Caster, Toe, dan Kingpin Inclination.

Camber
Camber adalah tingkat kemiringan roda pada bagian atas apabila dilihat dari sudut vertikal. Pemeriksaan ini untuk memastikan sudut ban tidak miring ke dalam atau ke luar.

Baca juga:  Perdana di Asia Tenggara, Suzuki eVX Bakal Hebohkan GIIAS 2024

Apabila camber tidak sejajar/selaras, mungkin dipengaruhi kerusakan pada bantalan yang aus, suspensi roda, atau sambungan di ball joint. Camber memiliki 2 jenis sudut, yaitu positif dan negatif.

Untuk positif, bagian atas memiliki kemiringan ke arah luar dengan tujuan menyeimbangkan ban bagian bawah yang tertekan ke luar saat dibebani dan beban pada steering berkurang.

Sedangkan sudut negatif, bagian atas memiliki kemiringan ke arah dalam yang berfungsi untuk mengupayakan kendaraan stabil dan juga lurus.

Camber negatif biasanya digunakan untuk mobil yang memiliki ground clearance rendah atau ceper atau mobil balap yang membutuhkan kestabilan tinggi saat berbelok tajam dengan kecepatan tinggi.

Caster
Lalu Caster, yaitu sudut dari garis simetri kingpin dan garis vertikal di bidang datar, yang berfungsi menyeimbangkan kemudi, memberikan stabilitas dan menyeimbangkan mobil ketika di jalanan menikung.

Caster diatur agar sudutnya tetap di tengah, agar sumbu kemudi tetap lurus dan seimbang. Sebab, apabila tidak seimbang maka mobil akan mengarah ke satu sisi saja.

Caster terdiri dari dua jenis yaitu positif dan negatif, dimana untuk positif yaitu posisi ketika bagian atas roda mengarah ke belakang kendaraan.

Baca juga:  Suzuki New XL7 Hybrid Mejeng di GIIAS 2024, Mobil Keluarga Irit BBM

Caster positif ini membuat titik pusat permulaan dari singgung ban dengan jalan ada di belakang titik potong sumbu kingpin. Sedangkan Caster negatif, posisi ketika bagian atas roda mengarah ke depan kendaraan.

Ada juga caster nol yakni ketika garis simetri pada kingpin atau tumpuan sejajar bersama garis vertikal yang datar. Kelebihan dari caster sendiri adalah untuk roda kemudi yang akan kembali lurus ketika pengemudi membelokkan kendaraan.

Toe
Toe adalah sudut yang berbelok ke dalam atau ke luar apabila dilihat dari atas menggunakan alat ukur yang digunakan. Bila terjadi kesalahan maka dapat mempercepat keausan roda.

Berbeda dengan caster dan camber, pengukuran toe menggunakan satuan inci. Toe sendiri terbagi jadi 2 jenis yaitu toe in dan toe out. Pemeriksaan ini untuk memastikan sudut ban tidak terlalu belok ke dalam atau ke luar atau perlu disesuaikan.

Apabila jarak antara roda kanan dan kiri sudah sesuai, dan bagian belakangnya sudah sesuai, maka laju mobil akan seimbang dan dapat berjalan lurus.

Kingpin Inclination
Kingpin Inclination adalah sudut terhadap garis vertikal dan bisa dilihat dari bagian depan kendaraan, atau disebut juga Steering Axis Inclination yang dapat menimbulkan jarak offset semakin kecil.

Baca juga:  Beli Mobil Baru, Simak Lima Tips ini Terlebih Dahulu

Pemeriksaan ini berfungsi untuk mengetahui kestabilan kemudi ketika menggelinding di sekitar kingpin. Ketika kendaraan berhenti, maka gaya jadi lebih kecil untuk memutarkan kemudi.

Kemudian pemeriksaan ini juga dapat menciptakan pengaruh self centering yang lebih kuat, membuat roda depan yang dibelokkan saat melewati tikungan dapat kembali lurus ke depan.

Hariadi mengatakan, pentingnya melakukan pemeriksaan wheel alignment atau spooring adalah untuk menghindari kondisi mobil yang tidak seimbang atau tidak berjalan lurus.

“Pengecekan ini sangat penting dilakukan setidaknya enam bulan sekali,” jelas Hariadi, dalam keterangan tertulisnya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, jika mobil terkena benturan, sering melewati jalan yang berlubang, kemudi terasa berat, tidak stabil, roda tidak kembali dengan baik dan ban cepat aus, pengendara dapat melakukan pemeriksaan di bengkel resmi Suzuki.

“Mobil akan ditangani oleh teknisi yang sudah berpengalaman untuk menjaga kondisi mobil tetap stabil ketika sedang digunakan jarak dekat maupun jauh,” pungkasnya. [dp/MTH]

Previous articleDeretan Penghargaan Internasional Untuk Peugeot 3008 & 5008 SUV
Next articleJAW 2022 Dipastikan Bertabur Promo Menarik, Plus Relaksasi PPnBM