DAPURPACU – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengumumkan program penarikan kembali (recall) untuk Rocky, terkait permasalahan pada dudukan shock absorber depan.
Menurut Executive Coordinator Technical Service Division PT ADM, Bambang Supriyadi, fokus permasalahannya terletak pada titik area pengelasan di area tersebut.
“Kondisi ini muncul ketika melewati jalan rusak atau menghantam lobang di kecepatan tinggi dan akhirnya menimbulkan bunyi di bagian depan atau kap mobil,” jelasnya disela temu media, Jumat (11/3).
Meski begitu, Bambang menegaskan titik permasalahan dari recall fender apron pada suspensi depan Rocky murni karena masalah pengelasan, dikarenakan kurang tepatnya titik pengelasan.
Untuk itu, lanjut dia, saat mobil konsumen dibawa ke dealer akan ditambahkan 11 titik pengelasan lagi di bagian tersebut, sehingga total menjadi 25 titik.

Bambang memaparkan, adapun jumlah unit Rocky yang terdeteksi masalah tersebut mencapai 9.378 unit (1000 cc – 1.200 cc) untuk produksi 28 April sampai 7 Oktober 2021.
Bambang menjelaskan bahwa hanya ada satu konsumen pemilik Rocky yang melaporkan kondisi tersebut pada kendaraannya. Sementara pemilik lainnya belum, namun tetap pihak Daihatsu bakal melakukan pemanggilan untuk unit-unit tersebut.
“Sejatinya, pada proses produksi, untuk pengelasan di bagian ini dan sektor-sektor lain dikerjakan oleh manusia bukan robot. Memang ada kekurangannya, untuk itu kami perkuat,” ujar Bambang.
Daihatsu merekomendasikan pelanggan yang mobilnya masuk dalam daftar program recall untuk dapat membawa ke bengkel resmi Daihatsu terdekat untuk dapat ditangani.
Atau nantinya pelanggan akan menerima panggilan dari call center Daihatsu. Proses perbaikan tanpa dikenakan biaya apapun alias gratis, dengan waktu pengerjaan sekitar 10 jam kerja.
Untuk mengakomodir kampanye recall tersebut, ada 162 bengkel resmi Daihatsu seluruh Indonesia yang siap, kegiatan ini sudah dimulai sejak Jum’at kemarin (11/3). [dp/MTH]


