DAPURPACU – PT PLN (Persero) dan PT Grab Indonesia menjalin kerja sama untuk mengembangkan infrastruktur stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU).
Keduanya akan menyediakan SPBKLU enam kabinet di empat lokasi di Jakarta, yakni dua kabinet di PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya di Gambir, dua di PLN Bulungan, serta PLN Cempaka Putih dan PLN Kramatjati.
“Kolaborasi ini merupakan aksi nyata mendukung peta jalan kendaraan listrik yang telah diluncurkan pemerintah,” kata General Manager PLN UID Jakarta Raya, Doddy B. Pangaribuan, dalam siaran resminua, Kamis (7/4).
Sebelumnya, dua perusahaan ini juga melakukan penempatan tujuh kabinet SPBKLU di Bali, guna mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi target emisi gas rumah kaca.

Sejauh ini, PLN UID Jakarta Raya telah mendirikan 26 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di 18 lokasi.
Sedangkan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), PLN sudah memiliki 6 unit yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta.
Tahun ini, PLN bakal mengoperasikan tujuh SPKLU, agar bisa mendorong masifnya kendaraan listrik di Indonesia.
“Kami sudah membangun SPKLU dan SPBKLU yang ingin memfasilitasi pengisian listrik di luar rumah. Meski memang 85 persen pengisian di rumah” tukas Doddy.

Doddy menjelaskan, PLN juga membuka peluang bagi swasta untuk menjalin kemitraan dengan pola kerja sama dalam penyediaan SPKLU dan SPBKLU.
“Penambahan dan perluasan pengoperasian SPKLU harus dilakukan agar pengendara kendaraan listrik tidak perlu khawatir baterai kendaraannya kehabisan energi listrik,” tandasnya.
Sementara, Direktur PT Sepeda Untuk Indonesia bagian dari Grab Indonesia, Iki Sari Dewi mengatakan kerja sama antara pemerintah dan swasta merupakan salah satu kunci dalam percepatan alih teknologi menuju ekosistem kendaraan berbasis listrik di Indonesia.
“Kami menargetkan menghadirkan total 14.000 armada kendaraan listrik di akhir tahun ini untuk mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik Tanah Air,” katanya. [dp/DF]

