Dua Bikers Indonesia Siap Terjun di Ajang Rimba Raid Malaysia 2022

DAPURPACU – Bertepatan dengan gelaran Otobursa Tumplek Blek 2022, dua bikers perwakilan Indonesia bakal mengikuti Rimba Raid Taman Negara Malaysia, 23 – 25 September 2022.

Adet Vriono dan Rial Hamzah dari Rimba Raid Team Indonesia (RRTI) menjadi satu-satunya tim reli asal Tanah Air yang bakal mewakili di ajang balap reli yang sudah digelar sejak 2015.

Dalam siaran resminya, Senin (6/9), Hamzah menuturkan, ajang reli tahun ini menjadi partisipasinya yang kedua, dimana mereka akan terjun di dua kelas berbeda yaitu kategori B dan C.

“Kelas B yang saya ikuti ini khusus untuk kelas motor 250-900 cc dua silinder, sementara Adet terjun di kelas C untuk motor 250-900 cc single silinder,” paparnya.

Untuk tahun ini, Rimba Raid Taman Negara Malaysia diikuti peserta dari berbagai negara diantaranya kawasan Asia Tenggara, Eropa, China, Canada dan New Zealand.

Turun sebagai tim privateer menggunakan sepeda motor Honda dan Kawasaki yang sudah dimodifikasi, Adet menegaskan bahwa keikutsertaannya di ajang itu sekaligus untuk mempromosikan Indonesia.

Pria yang akrab disapa Kang Adet ini juga tidak mematok target setinggi langit di kali kedua partisipasinya pada reli di kawasan Taman Negara tersebut.

“Target kami adalah mempromosikan destinasi pariwisata Indonesia dan berharap bisa masuk finih 5 besar,” tutur Adet, disela peluncuran tim di booth 7Gear Otobursa Tumplek blek 2022.

Untuk itu, lanjut dia, berbekal pengalamannya di 2019, dibutuhkan strategi untuk menghadapi persaingan di tahun ini, yaitu menjaga kontrol motor, bodi dan konsisten menghemat waktu serta penggunaan aksesoris motor sesuai peruntukannya.

Menurut Adet, Semua tergantung strategi pengendara untuk mengatur ritme balapan yang menantang dan sangat menguras tenaga dengan jarak 200 km dalam satu hari.

“Harus konsisten menjaga catatan waktu di setiap check point, karena setiap peserta harus bersaing dengan catatan waktunya masing-masing, sehingga dapat memaksimalkan hasil akhirnya nanti,” jelasnya.

Terkait aksesoris yang dipasangkan, baik Adet maupun Hamzah mengklaim bakal menggunakannya sesuai regulasi yang dijinkan seperti penggunaan kelengkapan kompetisi di medan off road.

Sebagai informasi, Adet akan memacu Honda CRF Rally keluaran 2017 yang telah dilakukan sentuhan pada mesin menjadi 300 cc, suspensi belakang Ohlins, kaki kaki dan set up suspensi depan spesial racikan tim Syndicate Motor Indonesia.

Sedangkan untuk Hamzah akan mengendarai Kawasaki Versys X250 yang juga telah dilakukan set up pada mesin, komponen kaki-kaki dan perlengkapan adventure yang dipasangkan.

Untuk kelengkapan keamanan ketika motor terguling atau terjadi insiden, kedua motor telah dilengkapi aksesoris crashbar system lansiran Coriaz Motoadventure.

“Kami menggunakan berbagai aksesoris produk 7gear dan Woolf. Selain memperkenalkan tiga brand lokal ini, kami akan uji kualitasnya langsung di ajang itu,” ungkap Hamzah.

Dijadwalkan kedua unit motor dan kelengkapan tim akan dikapalkan menuju Port Klang Malaysia dari Tanjung Priok langsung setelah usai acara Otobursa.

Nantinya tim akan berkendara dari Kuala Lumpur dilanjutkan menuju lokasi acara di Taman Negara dengan berkendara bersama peserta lainnya.

Bersamaan dengan peluncuran tim RRTI, diperkenalkan seluruh item aksesoris yang dipasangkan di kedua tunggangan mereka, yaitu side bag produk 7gear Oswin berkapasitas 15 liter.

Komponen ini dirancang khusus untuk motor dual sport dan adventure dengan harga Rp1,1 juta. Lalu tank bag dan dufle bag dari woolf motor equipment.

Untuk crashbar system menggunakan produk Coriaz Motoadventure generasi terbaru untuk Versys X250 seharga Rp2,8 juta dan pada CRF Rally 250 ditawarkan mulai Rp2,55 juta.

Sedangkan perlengkapan berkendara seperti jaket, celana panjang dan sarung tangan yang bakal dipakai kedua rider menggunakan produk dari 7gear.

Ragam produk di atas sudah bisa diperoleh secara online maupun offline melalui jaringan pemasaran produk 7gear di berbagai kota di Indonesia. [dp/MTH]