Jajaran Bus Listrik Sampai Bus Lawas Hadir di Busworld Southeast Asia 2022

DAPURPACU – Busworld Southeast Asia edisi ke-2 akhirnya resmi dibuka hari ini, Rabu (5/10). Pameran yang berlangsung hingga 7 Oktober ini digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Selama pameran dilaksanakan, pihak penyelenggara menargetkan 15.000 orang bisa datang ke pameran bus ini, baik pengunjung dari dalam maupun luar negeri.

Target pengunjung yang dibidik tentunya mulai dari perusahaan otobus (PO), agen perjalanan, pusat rental kendaraan, perusahaan yang membutuhkan armada bus dan publik umum yang menggemari otomotif khususnya bus.

GEM Indonesia bersama Busworld International cukup optimis dengan adanya pameran Busworld Southeast Asia ini, setelah selama dua tahun absen digelar akibat pandemi Covid-19.

Di pameran tersebut pengunjung bisa melihat langsung bus-bus baru dengan terobosan teknologi terkini hingga display bus-bus keluaran ‘lawas’.

Pameran ini memang fokus pada pengenalan bus listrik untuk mengikuti kebijakan Pemerintah terkait program Net Zero Emission dan target pengoperasian 41 ribu bus listrik pada 2024.

Tak hanya itu, pameran ini juga diramaikan beberapa perusahaan karoseri ternama, seperti Laksana, New Armada, Tentrem, Adiputro dan bus merek China, seperti Zhongtong dan Golden Dragon.

Tidak hanya manufaktur bus saja, beberapa perusahaan komponen pendukung juga turut serta memeriahkan pameran tersebut.

Selama pameran juga akan ada workshop edukasi mengenai ‘Adaptasi Sistem Bus Paska Era Pandemi’ dan juga ‘Implementasi Bus Nol Emisi di Asia Tenggara’.

Selain itu, pihak panitia juga akan mengadakan malam penganugerahan untuk The Most Favorite Bus dan The Most Innovative Bus pilihan pengunjung.

Menurut pihak Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo), pihak PO harus bersabar untuk menunggu bus baru dari produsen karoseri, karena permintaan bus baru meningkat signifikan.

Tak hanya untuk kebutuhan transportasi, pandemi yang berangsur menurun ditambah infrastruktur yang makin membaik, diprediksi mampu mendorong produksi industri bus di sektor pariwisata. [dp/IS]

Previous articleDaihatsu Hadirkan Empat Model Unggulan di GIIAS 2022 Medan
Next articleAHM Siapkan 20 Unit PCX Electric untuk Operasional KTT Presidensi G20