Jangan Salah Pilih Karpet Mobil, Sesuaikan Dengan Desain Pedal-pedal

DAPURPACU – Salah satu peranti agar kabin tidak kotor adalah tersedianya karpet. Banyak pemilik mobil menggantinya dengan produk aftermarket yang menyediakan beragam desain dan warna.

Alasannya, misal agar karpet yang digunakan selaras dengan warna bodi mobil, termasuk fungsinya dalam membersihkan bekas kotoran dari alas kaki baik sepatu atau sendal semakin mudah.

Meski begitu, pemilik mobil harus waspada karena salah pemilihan karpet ternyata beresiko, khususnya untuk karpet yang posisinya berada di lantai pengemudi.

“Meskipun untuk kenyamanan dan keindahan kabin, jangan sembarangan membeli karpet mobil,” kata Aftersales Business Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara.

“Pastikan AutoFamily membeli karpet mobil yang sesuai desain mobil dan kriteria keamanan berkendara,” imbuh Tara, dalam keterangan resminya.

Tentunya pemilik pernah dengar banyak kasus yang terjadi pedal gas tersangkut oleh karpet, dan membuat mobil melaju tanpa terkontrol. Berikut tips Auto2000 dalam memilih karpet yang aman.

Baca juga:  Kupas Baterai Toyota Veloz Hybrid EV, Ini Fakta Pentingnya

Bahaya Asal Beli Karpet Mobil

Ada masalah tersembunyi ketika Anda membeli karpet mobil tanpa mempertimbangkan aspek keamanan berkendara. Paling sering terjadi dan sangat berbahaya adalah karpet mobil tambahan justru membuat pedal-pedal mobil tidak dapat bergerak bebas sesuai peruntukannya.

Umumnya terjadi karena karpet mobil terlalu tebal atau jenis universal untuk semua model mobil, sehingga tidak sesuai dengan desain pedal-pedal mobil.

Akibatnya, ketika pedal gas atau rem diinjak malah terjerat karpet mobil. Jelas sangat berbahaya karena mobil bisa berhenti mendadak kalau pedal rem tersangkut.

Bahaya yang jauh lebih besar adalah ketika pedal gas tersangkut, karena dapat membuat putaran mesin tertahan di rpm tinggi. Akibatnya mobil tidak dapat dikendalikan sehingga memicu kecelakaan.

Pilih Karpet Mobil Sesuai Standar Safety

Melihat risiko di atas, disarankan untuk melakukan pengukuran sendiri alias custom karpet mobil sesuai dengan desain dan ukuran kabin supaya lebih presisi.

Baca juga:  Kupas Baterai Toyota Veloz Hybrid EV, Ini Fakta Pentingnya

Namun umumnya, harga karpet mobil jenis tersebut lebih mahal ketimbang produk siap pakai. Supaya lebih nyaman, bisa konsultasikan terkait hal ini kepada teknisi.

Andaikan pemilik mobil tetap mau membeli aksesoris karpet mobil aftermarket, cek dan pastikan juga apakah produknya dibuat khusus untuk mobil milik Anda.

Jangan paksakan membeli karpet untuk kendaraan yang berbeda atau jenis universal, mengingat ada risiko desainnya tidak sesuai kebutuhan (desain) mobil.

Pemilik mobil wajib memberikan perhatian lebih pada bagian pedal-pedal di sisi pengemudi. Pastikan ketebalan dan desain karpet mobil tidak mengganggu pergerakan pedal.

Memang karpet tebal memberikan rasa lebih nyaman dan terkesan premium, namun risiko tersangkutnya pedal juga semakin besar juga.

Selain itu, pastikan karpet dilengkapi pengunci atau perekat yang kuat agar karpet tidak bergerak saat kendaraan berjalan lantaran berpotensi terkena pedal-pedal.

Periksa juga apakah tersedia landasan karet di bagian kaki, khususnya pengemudi agar tidak mudah selip sehingga mengganggu pergerakan kaki dan tidak cepat rusak karena tergesek sepatu.

Baca juga:  Kupas Baterai Toyota Veloz Hybrid EV, Ini Fakta Pentingnya

Pilih bahan karpet mobil yang tidak licin sehingga alas kaki tidak mudah terpeleset, karena akan membahayakan gerakan pengemudi dan penumpang.

Terakhir, karpet mobil harus mudah dibersihkan dari berbagai kotoran khususnya dari serpihan makanan-makanan yang jatuh ke karpet untuk menjaga kebersihan kabin.

“Konsultasikan dengan service advisor Auto2000 mengenai produk dan cara pemasangannya yang benar,” tandas Nur Imansyah Tara. [dp/MTH]

Previous articleMG Extender Riset Pasar di Kota Riau, ini Hasilnya
Next articleDFSK Mini EV Debut di Kota Medan di Ajang GIIAS Medan 2022