Fitur Safety di Peugeot 2008 ini Bikin Nyaman Mobil Lain

DAPURPACU – Pabrikan mobil-mobil lansiran Eropa memang identik dengan mengedepankan fitur-fitur terkini. Bahkan teknologi keselamatan penumpang juga terus diperbarui atau dikembangkan.

Langkah inilah yang dilakukan oleh produsen mobil asal Perancis, Peugeot, pada ketiga model SUV yang kini dipasarkan di Indonesia yaitu 3008 dan 5008, serta produk terbarunya 2008.

Fitur-fitur safety yang dibenamkan di ketiga produk yang diniagakan oleh Astra Peugeot ini diklaim telah menjadi daya tarik bagi konsumen.

Adapun salah satu fitur keselamatan aktif tersebut seperti Lane Keep Assist. Fitur ini berfungsi untuk menjaga mobil melaju tetap pada lajurnya.

Fitur ini bekerja dengan bantuan kamera yang terpasang di balik kaca spion tengah, dan aktif jika mobil sudah jalan selama 30 detik dengan kecepatan direntang 65 – 180 km/jam.

Bahkan, Peugeot juga memperhatikan keselamatan bagi pengemudi. Peugeot membenamkan fitur safety untuk pengemudi agar tetap dalam kondisi prima bila sedang melakukan perjalanan jauh.

Fitur ini bernama Driver Attention Warning. Fitur tersebut akan terlihat pada Instrument Cluster Display dengan sinyal tanda gambar cangkir dibarengi bunyi alarm sebagai pengingat.

Aftersales Support PT Astra International – Peugeot, Samsudin mengatakan, fitur ini khusus buat pengemudi yang sudah menjalakan kendaraannya lebih dari 2 jam dengan kecepatan rata-rata diatas 65 km/jam.

“Fitur ini mengarahkan si pengemudi untuk istrahat sejenak, dan bila diabaikan tanda dan bunyi tidak akan berhenti,” jelas Samsudin dalam keterangan resminya.

Menariknya dari semua fitur safety di mobil-mobil Peugeot, pabrikan asal Perancis ini juga merancang fitur keselamatan buat kendaraan lain, khususnya kendaraan yang berlawanan arah.

Fitur ini yaitu High Beam Assist dan hanya ada di Peugeot keluaran baru yaitu 2008. Secara otomatis sorot lampu depan akan berubah menjadi low beam jika terdeteksi ada kendaraan lain yang berlawanan arah.

High Beam Assist berfungsi memberikan penerangan lebih saat kendaraan berjalan di kegelapan, dengan mengaktifkan lampu jauh (high beam) tanpa harus mengoperasikan switch.

Menurut Samsudin, High Beam Assist merupakan fitur safety yang ditujukan bukan hanya untuk pengemudi Peugeot tapi juga kendaraan dari arah berlawanan.

Dia memaparkan, fungsi fitur tersebut akan merubah sorot lampu dari high beam menjadi low beam secara otomatis, saat terdeteksi ada kendaraan dari arah berlawanan di jalur berbeda.

“Sehingga pengemudi lain dari arah berlawanan tidak merasa terganggu dengan silaunya cahaya lampu. Semua fitur-fitur yang ada di varian Peugeot sejatinya dapat dinon-aktifkan fungsinya,” tutup Samsudin.

Pengaturan secara manual dengan menekan tombol sesuai logo di area sekitar kemudi, atau men-settingnya lewat menu safety yang tersedia pada layar touch screen. [dp/MTH]

Previous articleTim Yamaha Racing Indonesia Siap Tampil All Out di ARRC 2022 Sepang
Next articleTekad Pebalap Indonesia Kibarkan Merah Putih di ARRC Sepang