Begini Dampak Buruk Jangka Panjang Abaikan Mobil Terkena Banjir

DAPURPACU – Beberapa waktu lalu, beberapa wilayah di Indonesia termasuk di Jakarta, diguyur hujan dengan intensitas cukup deras dan cenderung lama waktu turunnya.

Akibatnya, di beberapa titik terjadi banjir yang membuat perjalanan terhambat. Bahkan tidak sedikit kendaraan baik roda dua dan roda empat ikut terendam.

Pada kondisi tersebut jelas merugikan pemiliknya, terlebih bagi pengguna mobil. Jelas banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan, jika harus melibas genangan air yang tinggi.

“Tekanan air saat mobil melewati genangan air yang tinggi dan membawa endapan kotoran tidak bisa dianggap remeh,” kata Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000.

“Karena sanggup merusak komponen dalam jangka waktu panjang kalau diabaikan. Selain membuat penumpang tidak nyaman, ada potensi masalah besar seperti rem blong atau mobil diserang karat,” terangnya, dalam siaran resmi.

Untuk itu, Anda disarankan untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, terutama rute-rute yang aman, karena dikhawatirkan rute yang akan dilalui ada genangan air.

Kemudian pastikan juga semua komponen mobil bekerja dengan baik, seperti kembangan seluruh ban, wiper dan airnya, dan lampu-lampunya.

Baca juga:  Jangan Abaikan Kisi Udara Baterai Toyota Veloz Hybrid EV

Tak kalah penting adalah ketika di perjalanan jangan nekat untuk menerjang genangan air, serta rajin membersihkan mobil setelah melakukan perjalanan serta jangan abai melakukan pengecekan berkala.

Berikut risiko masalah tersembunyi yang bisa dialami mobil karena banjir dan genangan air di jalan.

Mobil yang terendam banjir berakibat kabin menjadi bau.

1. Bau Tidak Sedap di Dalam Mobil
Air bisa masuk ke kabin melalui lubang di bawah dek atau melalui celah pintu yang karetnya mulai getas. Jangan lupa, tekanan air banjir sangat kuat sehingga dapat masuk lewat celah sangat kecil.

Masalahnya, air bekas banjir pasti kotor dan bau. Akibatnya bau tidak sedap akibat banjir tersebut menetap di dalam mobil dan membuat perjalanan terasa tidak nyaman.

2. Merusak Sistem Kelistrikan Mobil
Bagian kelistrikan sangat rentan saat mobil terendam banjir, apalagi dalam waktu yang lama dan tidak terdeteksi. Ketika mobil terendam atau melewati jalan banjir, sistem kelistrikan masih berfungsi dengan baik.

Seiring waktu, air bisa masuk ke celah sambungan kabel atau konektor kelistrikan dan membuatnya rusak. Sangat berbahaya jika air kotor berhasil menjangkau area sensitif, seperti ECU atau sekering.

Baca juga:  Jangan Abaikan Kisi Udara Baterai Toyota Veloz Hybrid EV

3. Karat di Bodi Mobil
Salah satu alasan disarankan untuk mencuci mobil setelah terkena hujan atau banjir adalah untuk membersihkan bodi dari kotoran yang dapat memicu karat. Khususnya area kolong dan spatbor mobil.

Termasuk celah antar panel bodi sebagai tempat bersembunyinya air kotor yang dapat membuat bodi mobil berkarat. Sebagai langkah pencegahan, Anda bisa menggunakan anti karat.

4. Rem Mobil Bermasalah
Komponen-komponen pada sistem pengereman sangat rentan bermasalah dan rusak akibat banjir karena bersentuhan langsung dengan air yang mengandung endapan lumpur.

Karat yang menyerang komponen mekanikal rem seperti cakram atau teromol rem bisa membuat rem mobil berderit bahkan mengalami gagal bekerja kalau semakin parah.

Air yang menyelinap ke dalam reservoir minyak rem juga mampu merusak kinerja rem mobil. Berbahaya andai rem mobil tiba-tiba blong akibat dirusak oleh air bekas banjir.

5. Oli Tercampur Air
Meski mesin mobil tetap dapat beroperasi normal setelah terkena banjir, bukan berarti tidak ada potensi akan masalah. Air tetap sanggup masuk ke dalam ruang mesin dan bercampur dengan oli.

Baca juga:  Jangan Abaikan Kisi Udara Baterai Toyota Veloz Hybrid EV
cek kondisi oli mesin melalui dipstick.

Prosesnya bisa berlangsung cepat atau lama, tergantung volume air yang berhasil masuk. Periksa kondisi oli mesin lewat dipstick setelah mobil terendam banjir keesokan harinya, dan satu minggu setelahnya. Segera kuras oli mesin ketika warnanya berubah menjadi coklat susu.

Saat ini, Auto2000 menawarkan promo ‘Nikmati Free Check Up’ yang berlaku bagi semua tipe mobil Toyota untuk servis di bengkel atau via THS Auto2000 Home Service.

Servis dilakukan untuk memeriksa kendaraan di lebih dari 20 titik, meliputi mesin, kelistrikan, pengereman dan penggerak agar lebih tahu servis apa yang bisa dilakukan pada mobil.

Selain itu, Auto2000 juga menyediakan Promo Kupon Servis dan Ganti Oli Toyota untuk yang ingin memeriksa kondisi mobil pasca banjir, dengan memanfaatkan Kupon Servis General Check Up seharga Rp80.000.

“Segera periksa mobil ke bengkel Auto2000 dengan memanfaatkan beragam promo yang ditawarkan spesial di Auto2000 Digiroom,” tutup Tara. [dp/MTH]

Previous articleSimak Keunggulan ban BFGoodrich Advantage Touring
Next articleBegini Caranya Membeli Mobil Bekas Agar Sesuai Harapan