DAPURPACU – Max Verstappen berhasil menggenapkan kesuksesan tim Red Bull Racing pada musim ini, dengan meraih titel untuk Juara Dunia Konstruktor F1 2022.
Gelar ini sekaligus melengkapi gelar juara dunia untuk kategori pembalap yang sebelumnya diraih oleh Verstappen pada seri balap F1 Grand Prix Jepang, 9 Oktober 2022.
Keberhasilan ini digapai setelah memenangkan seri F1 Amerika, Minggu (23/10) lalu, di Circuit of the Americas (COTAS), Austin, Texas. Sementara Segio Perez finis urutan ke-4.
Hasil juara dunia ganda ini menjadi yang pertama kalinya sejak terakhir kali diraih pada 2013. Berbagai drama yang terjadi tidak lantas membuat pebalap kelahiran Belanda ini kehilangan kinerja terbaiknya.

Bagi Verstappen dan Perez, keberhasilan juara dunia ganda ini menghadirkan momen emosional di Tim Red Bull Racing setelah ditinggal tutup usia pendirinya Dietrich Mateschitz sehari jelang balapan.
“Hasil kemenangan Max Verstappen ini tentunya sangat pantas dipersembahkan untuk Dietrich Mateschitz,” tutur Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, Sri Adinegara.
“Total lima kali titel Juara Dunia Konstruktor diraih sejak Tim Red Bull Racing ini didirikan di 2005, dan Mobil Lubricants™ bangga terhadap performa tim sepanjang musim 2022 ini,” imbuhnya.
Verstappen mengakui, kemenangan yang ke-13 di musim ini tidak mudah. Meski start dari pole position, namun dia tak luput dari drama saat pit stop, yang membuatnya harus kehilangan waktu.

Beruntung jalannya balapan berlangsung lancar, dan perlahan tapi pasti berkat upayanya yang kuat berhasil mengambil alih posisinya dari Charles Leclerc dan Lewis Hamilton.
“Tentu saja tak menyangka pit stop terlalu lama, sehingga harus berusaha untuk mengambil lagi posisi terdepan. Sehingga kita keluarkan semua kemampuan di sini,” ujar Verstappen.
“Bangga bisa menyelesaikan balapan kali ini dengan kemenangan dan juga mengamankan titel Juara Dunia Konstruktor, setelah lalui kedukaan bagi semua di Tim Red Bull Racing,” jelasnya.
Sedangkan performa mobil RB18 ditunjukkan dengan baik oleh Perez, dimana start dari posisi 9 berhasil finis urutan keempat. Posisinya kembali direbut Leclerc ke posisi tiga hanya terpaut dua poin.
“Mendiang Dietrich tentunya sangat berarti bagi kita semua, menjadi pesaing Mercedes beberapa tahun belakangan. Saya berharap era-nya Red Bull dimulai sekarang dan kita bisa mendominasi untuk tahun berikutnya,” ujarnya.

Di seri F1 Meksiko yang bakal digelar berikutnya pada 30 Oktober, Perez bertekad bisa meraih kemenangan di depan para penggemarnya sendiri.
Di klasemen Juara Dunia F1 2022, Verstappen kian unggul dengan total 391 poin, sedangkan Leclerc miliki 267 poin. Terpaut 2 poin dari Perez yang memiliki 265 poin.
Sri Adinegara menambahkan, meski titel Juara Dunia bagi Verstappen dan konstruktor untuk Red Bull Racing berhasil diraih musim ini, tim harus tetap fokus di sisa seri terakhir.
Karena jelang penutup musim ini, masih ada tugas bagi tim yaitu mengantarkan Perez meraih posisi dua di klasemen titel Juara Dunia Pebalap 2022.
“Diharapkan Sergio Perez mampu mempersembahkan podium kemenangan di depan para penggemarnya di Meksiko pekan depan,” tutup Adinegara. [dp/MTH]

