Desa Alamendah Jadi Desa ‘Ramah’ Pariwisata dan Para Bikers

DAPURPACU – PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (Adira Finance) menggelar even Festival Kreatif Lokal (FKL) di Desa Wisata Alamendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dengan tema ‘Desa Wisata Ramah Berkendara’, desa ini menjadi lokasi kelima sekaligus yang terakhir dalam rangkaian kegiatan FKL 2022, hingga November 2022.

Sebagai informasi, aktivitas ini merupakan program CSR Adira Finance yang bersinergi dan berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, dibawah pilar Sahabat Lokal.

Pilar tersebut fokus terhadap pengembangan pariwisata, budaya, kearifan lokal, dan pemberdayaan UMKM di Indonesia. FKL 2022 merupakan tahun ketiga diadakan.

Program tersebut meliputi kegiatan literasi dan pendampingan UMKM bertajuk Desa Wisata Kreatif, dan Jelajah Desa Wisata Ramah Berkendara, serta Festival Pasar Rakyat.

FKL 2022 digelar di 5 Desa Wisata di daerah Jawa dan Bali, yang memiliki komponen-komponen pendukung seperti infrastruktur berkendara dan sumber daya manusia, serta ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca juga:  Yamaha DDS Bogor Tantang Adrenalin Pemilik WR155R Ber-offroad di Sirkuit Cargloss

Direktur Marketing Adira Finance, Swandajani menuturkan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dan Kemenparekraf RI untuk terus berupaya membantu pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif pasca pandemi.

Di sini, lanjut dia, pihaknya mengajak komunitas motor untuk turing bersama dan memperkenalkan Desa Wisata Alamendah, sebagai salah satu destinasi wisata lokal yang ramah bagi pecinta otomotif.

“Harapannya melalui kegiatan ini dapat menjadi pemicu semangat para pelaku ekonomi kreatif dan pengelola pariwisata untuk terus berinovasi,” imbuhnya.

“Sehingga dapat meningkatkan minat wisatawan yang berkunjung dan menikmati keunikan Desa Wisata Alamendah,” ujar Swandajani, dalam siaran resminya, Minggu (6/11).

Menurut dia, dipilihnya Desa Alamendah sebagai Desa Wisata Ramah Berkendara bukan tanpa alasan. Karena ada potensi-potensi yang dapat dikembangkan dan kriteria pendukung yang sudah memadai.

“Diantaranya infrastruktur seperti jalanan beraspal, penerangan lalu lintas, stasiun pengisian bahan bakar, dan bengkel otomotif; sdm termasuk pelaku ekonomi kreatif, pengelola dan pemandu wisata; serta ekosistem pariwisata yaitu tempat wisata, akomodasi, ataupun fasilitas lainnya,” ujarnya.

Baca juga:  Jajaran Model Motor Sport Honda Sambangi Pecintanya di Depok

Kepala Desa Alamendah, Awan Rukmawan mewakili masyarakat Desa Alamendah mengapresiasi dukungan Adira finance dan Kemenparekraf RI turut berkontribusi mengembangkan desanya.

Desa ini merupakan desa percontohan tingkat nasional dan terbaik ke 2 ADWI kategori digitalisasi. Dia mengaku, dalam satu minggu ini ada 3 kunjungan yang datang untuk dijadikan percontohan di daerah lainnya.

“Kedepannya kami berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dan desa kami menjadi inspirasi berbagai pihak dalam pengembangan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif,” tandasnya. [dp/MTH]