Persiapkan Kondisi Mobil Sebelum Anda Bepergian, Cek Bagian-bagian ini

DAPURPACU – Jelang libur akhir tahun, biasanya masyarakat mulai mempersiapkan kendaraannya untuk dihelat bepergian ke lokasi wisata bersama keluarganya.

Penting untuk mempersiapkan kondisi mobil agar tetap prima saat digunakan berlibur, dengan jarak tempuh yang jauh. Terlebih biasanya mobilitas semakin tinggi pada saat itu.

Untuk itu, pemilik mobil bisa melakukan pengecekan secara mandiri terhadap mobil pribadi agar kondisi tetap siap untuk digunakan setiap. Jika tidak ada waktu bisa mendatangi bengkel resmi atau langganan Anda.

DFSK pun memberikan panduan terhadap lima komponen yang bisa dicek secara mandiri di rumah agar kendaraan siap bekerja optimal pada akhir tahun. Berikut runtutannya.

1. Oli Mesin
Bagian pertama yang perlu di cek adalah oli mesin, karena komponen ini yang melumasi pergerakan komponen-komponen yang ada di dalam mesin.

Apabila diabaikan, maka bisa saja oli sudah lama kondisi tidak baik, semakin mengental, bahkan bisa merusak komponen mesin. Cara termudah yang bisa dilakukan adalah dengan mengecek odometer.

Kendaraan-kendaraan DFSK umumnya melakukan pergantian oli setiap 10.000 km dan menggantinya dengan DFSK Genuine Oli, yang dirancang sesuai kebutuhan mesin kendaraan DFSK.

Selain itu, konsumen bisa melihat volume oli mesin melalui dipstick yang berada di area mesin dan ditandai dengan gagang yang berwarna kuning.

Apabila volume oli mesin berada di bawah batas minimum, pemilik kendaraan bisa menambahkan oli yang sama dengan yang digunakan saat itu.

2. Aki dan Lampu
Aki menjadi salah satu komponen penting bagi kelistrikan mobil karena sumber energi dari komponen ini. Bila tidak dirawat maka bisa bermasalah dan membuat kelistrikan mobil tidak berfungsi dengan baik.

Cara mengeceknya bisa melihat dengan tanggal pembelian melalui label yang ditempel. Umumnya, untuk mobil-mobil yang rutin digunakan, aki memiliki umur 1-2 tahun pemakaian.

Selain itu, apabila menggunakan tipe aki basah bisa mengecek kondisi cairannya. Apabila terlihat kurang maka bisa menambahkan cairan aki.

Sementara pada aki kering, ada indikator warna yakni biru tandanya masih oke, putih butuh tambahan setrum, dan merah berarti pemilik wajib untuk menggantinya.

Setelah kondisi aki dinyatakan sudah optimal, maka pemilik kendaraan bisa melakukan pengecekan lampu-lampu dengan cara menghidupkannya.

Pemilik bisa menghidupkan semua lampu-lampunya dan pastikan seleuruhnya berfungsi dengan baik, dan apabila ada yang tidak berfungsi bisa di cek penyebabnya.

Cek kondisi aki sebelum bepergian.

3. Ban
Ban menjadi satu-satunya komponen yang langsung menyentuh aspal. Beban kendaraan seluruhnya bertumpu kepada empat ban yang luas area menempel aspal tidak lebih dari ukuran kartu pos.

Pemilik mobil bisa mengecek kondisi ketebalan ban melalui TWI (tread wear indicator), atau indikator keausan ban. Jika sudah tipis, maka lekas ganti dengan ban baru agar traksi ban dengan aspal kembali maksimal.

Jangan lupakan juga mengecek tekanan angin ban. Tekanan ideal ban sudah ditetapkan oleh pabrikan, dan dicantumkan di label yang tertempel di pilar pintu pengemudi.

4. Cairan di Mobil
Selain oli mesin, ada sejumlah cairan di dalam mobil yang harus diperiksa. Cairan yang bisa dicek yaitu pada radiator, minyak rem dan washer atau cairan pembersih kaca depan mobil.

Cairan radiator berfungsi berfungsi sebagai pendingin agar temperatur mesin stabil. Pengecekan cairan radiator bisa dilakukan melalui tabung resevoir.

Bila cairan berada di bawah batas minimal, maka bisa ditambah dengan cairan radiator. Hindari menggunakan air mineral karena bisa menyebabkan korosi di radiator dalam jangka waktu yang lama.

Perhatikan minyak rem karena penting untuk menjaga keselamatan berkendara, dan pemilik kendaraan bisa mengeceknya di tabung minyak rem.

Sedangkan cairan washer berfungsi membantu wiper membersihkan kaca depan agar memberikan visibilitas yang baik. Pengemudi bisa menambahkan cairan washer atau air yang sedikit dicampur dengan sabun cair di tabung reservoir washer yang ada di ruang mesin.

5. Bodi
Terakhir, pengemudi bisa mengecek kondisi bodi mobil untuk menunjang penampilan saat libur akhir tahun. Apabila kendaraan dalam kondisi kotor dan banyak kotoran yang menempel, bisa segera dicuci agar bersih.

Bodi yang kotor apabila didiamkan begitu saja bisa membuat korosi dan akhirnya menimbulkan kerusakan yang lebih parah.

Untuk itu, DFSK menghadirkan menawarkan program pengecekan kendaraan secara gratis dan menyeluruh selama periode 12 – 17 Desember 2022, di seluruh bengkel resmi DFSK.

Di sini, konsumen bisa memanfaatkan pengecekan kendaraan secara gratis dan juga emergency assistant yang siap membantu selama 24 jam selama musim liburan.

Marketing Head PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi mengatakan, DFSK memahami bahwa akhir tahun merupakan momen menyenangkan dan membutuhkan mobilitas yang sangat tinggi untuk berbagai aktivitas.

“Oleh sebab itu, seluruh bengkel DFSK memberikan layanan general check-up secara gratis untuk semua tipe DFSK guna memastikan kondisinya bisa digunakan secara optimal, aman dan nyaman.

“Bagi kami, kepuasan konsumen merupakan hal yang utama dan libur Natal serta tahun baru ini harus dirayakan dengan penuh suka cita,” tutup Rofiqi. [dp/MTH]

Previous articleHankook Tire Hadirkan ‘iON’, Ban Khusus Kendaraan Listrik di Permaisuri
Next articleGarda Oto Ajak Ratusan Pemilik Mobil Uji Emisi Kendaraannya