DFSK Gelora E Siap Dipacu ke Bandung, Bagaimana ‘Keiritan’ Listriknya?

DAPURPACU – PT Sokonindo Automobile, pemegang merek DFSK di Indonesia, menantang awak jurnalis untuk menghelat kendaraan niaga ringan bermesin 100% listrik, Gelora E menuju Bandung.

Dikemas dalam aktivitas ‘DFSK Gelora E Media Challenge Jakarta – Bandung’, DFSK menyediakan lima unit Gelora E baik varian Minibus maupun tipe Blind Van.

Uniknya, masing-masing unit telah ‘dibekali’ barang bawaan berupa semen dengan bobot total 500 kilogram, dan diharuskan menempuh jarak sekitar 150an kilometer hingga titik finis di Kota Bandung, Jawa Barat.

Marketing Head Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi mengatakan, kegiatan ini digelar untuk menunjukkan performa sekaligus ketangguhan Gelora E dalam menempuh perjalanan darat cukup jauh.

Di atas kertas, Gelora E telah dipasangkan unit baterai berteknologi Lithium-ion berkapasitas 42 kWH, yang sanggup menyuplai energi untuk berjalan sejauh 300 km berdasarkan New European Driving Cycle (NEDC).

Untuk pengisiannya sendiri tidak butuh waktu yang lama berkat dukungan fast charging, sehingga pengisian daya direntang 20-80% hanya memerlukan sekitar 80 menit.

Baca juga:  Mitsubishi Fuso Dinobatkan Sebagai Merek Niaga 'Lawas' di Indonesia

Kualitas baterai juga sudah dipastikan terjaga karena sudah lolos uji. Para konsumen juga tidak perlu khawatir dengan keamanan baterai selama kepemilikan kendaraan.

Sebab, Gelora E sudah mengadopsi langkah-langkah seperti perlindungan isolasi, tegangan tinggi, tahan debu dan air (standar IP67) dan sistem perlindungan baterai yang ketat untuk memastikan keamanan baterai meski dalam kondisi ekstrim.

Sedangkan untuk pengisian reguler, Gelora E dilengkapi sistem pengisian normal yang cocok untuk lingkungan listrik rumah tangga dengan rata-rata 220V 16A, atau minimal daya 3.500 kWh.

Dimensi Gelora E tercatat 4.500 mm x 1.680 mm x 2.000 mm (PxLxT), memberikan kabin ekstra luas dan lapang dipadukan dengan kemampuan berkendara yang bisa diandalkan.

Model Minibus hadir dengan kapasitas 7 penumpang dan cocok digunakan sebagai kendaraan angkutan umum, travel, kendaraan shuttle, antar jemput karyawan dan sektor pendukung pariwisata.

Sedangkan model Blind Van didukung panjang kabin hingga 2,63 m dan area kargo mencapai 5 m3, yang cocok untuk kebutuhan logistik, katering, angkutan barang, serta berbagai sektor lainnya.

Baca juga:  Mitsubishi Fuso Dinobatkan Sebagai Merek Niaga 'Lawas' di Indonesia

Dengan total perjalanan darat menuju Bandung ini diklaim tidak akan membuat daya baterai akan habis, mengingat kekuatan jarak tempuh mampu menggapai 300 km. [dp/TH]

Previous articleJelang Akhir Kuartal I 2023, Penjualan Daihatsu Naik 27,5 Persen
Next articleBeli Mobil Peugeot Sekarang, Dapat Bunga 0% Selama 3 Tahun