Citroën C3 Dinobatkan Sebagai Mobil Perkotaan Terbaik di Dunia

DAPURPACU – Citroën C3 berhasil menyabet penghargaan ‘2023 World Urban Car’ pada ajang New York International Auto Show, berkat berbagai keunggulan yang disematkan pada B-hatch ini.

Penilaian positif diberikan oleh lebih dari 100 pakar otomotif dari 32 negara. Citroën C3 memiliki keunggulan dari tampilannya yang kompak secara keseluruhan.

Masuk di jajaran produk Citroën yang berorientasi internasional (C3, C4, C5), C3 dikembangkan dan diproduksi secara lokal di India, untuk pasar domestik dan Amerika Selatan sejak 2022.

Peluncurannya pun diklaim sukses mendukung pertumbuhan merek Citroën di pasar India dan Asia, termasuk mengkonsolidasikan kehadirannya di Amerika Selatan.

Penghargaan untuk kategori Urban Car ini terbuka untuk semua mobil yang berukuran kurang dari 4,25 m yang dijual setidaknya di dua pasar utama (China, Eropa, India, Jepang, Korea, Amerika Latin, AS), dan setidaknya di dua benua yang terpisah.

Thierry Koskas, CEO Citroën mengapresiasi atas penghargaan yang diberikan untuk C3. Selain penjualan, model ini diklaim menjadi relevansi strategi pertumbuhan Citroën di India, Asia dan Amerika Selatan.

“C3 memadukan gaya modern yang kuat dengan tingkat kenyamanan tinggi, belum lagi konektivitas dan teknologi yang diharapkan pelanggan di kawasan ini,” tambahnya.

Sebagai sebuah B-hatch multifungi, C3 menonjolkan modernitas dan karakternya yang tegas. Keunggulan lainnya yaitu berkat ground clearance yang tinggi dan posisi berkendara yang tinggi.

Dalam hal kenyamanan, ruang interior C3 diklaim unggul di kelasnya dan smartphone yang bisa terintegrasi dan terhubung hingga layar sentuh XXL 10 inci.

Sukses Mendorong Penjualan

Hadirnya C3 menandai dimulainya babak baru bagi Citroën, dengan melibatkan tim engineering lokal India untuk mengembangkan produk terhadap kebutuhan spesifik setiap pasar.

Menggabungkan berbagai faktor menjadikan New C3 sebagai model yang dirancang, dikembangkan, dan diproduksi oleh dan untuk India, Asia, dan Amerika Selatan.

Strategi ini dipuji secara komersial, dan hasilnya adalah C3 yang berdampak besar pada bisnis Citroën di dua wilayah ini. Dibuktikan dengan hampir 7000 unit terjual sejak diluncurkan di musim panas 2022.

Dengan ditorehkannya angka itu turut mendongkrak penjualan hampir 880% sepanjang tahun lalu. Sementara di kawasan Amerika Selatan berhasil terjual lebih dari 14.000 unit sejak C3 dipasarkan Oktober 2022.

Sedangkan di Brasil, di pasar yang mengalami penurunan sebesar 1%, Citroën mampu mencapai pertumbuhan 37% di 2022. Untuk e-C3, versi elektrik C3 yang diproduksi di India, juga mendapat respon positif.

Sepanjang 2022, India dan kawasan Asia-Pasifik sendiri mencatat peningkatan penjualan hampir 57%, sedangkan Amerika Selatan mengalami pertumbuhan sebesar 21,2%.

“C3 akan dapat membangun momentum ini dengan menarik pelanggan baru dan meluncurkan kembali merek yang telah lama ada di pasar,” tutup Thierry. [dp/TH]

Previous articleInilah Finalis Perwakilan DAM di Ajang Safety Riding Tingkat Nasional
Next articleAlva One Resmi Hadir di Pulau Bali, Publik Bisa Jajal Loh!