Bamsoet Klaim Ehang 216 Cocok Jadi Transportasi Modern di IKN

DAPURPACU – Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia, Bambang Soesatyo turut mendukung rencana dihadirkannya Ehang 216 sebagai moda transportasi untuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hal itu dipaparkan Ketua MPR RI itu saat bersama pimpinan lembaga negara lainnya dan para menteri Kabinet Indonesia Maju mendampingi Presiden Joko Widodo meresmikan Kereta Cepat Whoosh, Senin (2/10) lalu.

Menurutnya, ‘taksi terbang’ tersebut sudah sangat siap untuk digunakan di IKN maupun di seluruh penjuru Indonesia sebagai moda transportasi bebas ‘macet’.

“Kendaraan ini 100% listrik sehingga ramah lingkungan dan sudah digunakan diberbagai belahan dunia, bukan hanya untuk muatan barang, juga untuk membawa penumpang,” jelas Bamsoet.

Dia pun memaparkan kepada Presiden Jokowi untuk mendukung penuh rencana IKN membangun ekosistem transportasi modern, serta elektrik dan bebas polusi sebagai moda transportasi masa depan.

“Hal ini selaras dengan keinginan Presiden tentang transportasi yang futuristik dan modern untuk IKN,” imbuh Bamsoet, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/10).

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah mencoba langsung duduk di kabin Ehang 216 bersama Executive Chairman Prestige Aviation, Rudy Salim, dalam pameran Hub Space x KAI Expo, 29 September lalu.

Di kesempatan terpisah, Rudy menuturkan, Urban Air Mobility adalah masa depan transportasi Indonesia, dan Prestige Aviation berkomitmen untuk memajukan transportasi di Indonesia.

“Kami dapat memberikan kontribusi terbaik untuk negeri ini, dan siap melakukan investasi juga uji terbang di IKN kelak, seperti kesuksesannya terbang dengan penumpang di beberapa negara diantaranya Belanda, Austria, dan China,” ujarnya.

Kesuksesan EHang 216 di Berbagai Belahan Dunia

Tercatat lebih dari 30.000 penerbangan Ehang 216 sukses baik cargo maupun penumpang di berbagai negara, seperti Jepang, Korea, Amerika Serikat, Dubai, Qatar, Kanada, Indonesia dan China.

Teknologi penerbangan otonom mampu menghilangkan kemungkinan kegagalan atau kerusakan yang disebabkan oleh kesalahan manusia (human error), sehingga sangat terjamin keamanannya.

EHang 216 di Indonesia

Pertama, lewat kerja sama Prestige Aviation dengan IMI, unit EHang 216 Official Aircraft IMI yang merupakan unit pertama di Indonesia, berhasil melakukan demo terbang di Bali pada November 2021.

Kedua, kinerja Ehang 216 juga turut membantu (surveillance) dalam penanganan bencana Gunung Semeru, yang bekerja sama dengan Polri beberapa waktu lalu.

Ketiga, Ehang 216 juga sukses dalam sejumlah demo terbang di Bandar Udara Pondok Cabe, di area JIEXpo saat IIMS dan yang terbaru acara Periklindo Electric Vehicle Show 2022.

Rudy mengatakan, desain ergonomis EHang 216 dengan lengan yang dapat dilipat, membuat Taksi Terbang ini efektif untuk digunakan di perkotaan.

“Hemat tempat parkir karena hanya butuh lahan seluas 5 m2. EHang 216 sukses terbang secara seamless point-to-point di dalam kota, dengan biaya tidak jauh dari taksi premium,” pungkasnya. [dp/TH]

Previous articleTuntaskan East Region, Honda DBL 2023 Tantang SMA di Jakarta Selatan
Next articlePerdana, Terios 7 Wonders Bakal ‘Blusukan’ di Lombok