DAPURPACUID – PT Astra Daihatsu Motor melaporkan mampu mencatatkan performa penjualan ritel sebanyak 46.718 unit, sepanjang periode Januari hingga April 2025.
Sedangkan untuk penjualan wholesales atau dari pabrik ke diler-diler resmi Daihatsu sebanyak 43.883 unit pada 4 bulan pertama alias kuartal pertama 2025.
Sementara berdasarkan bulanan, dikutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Daihatsu secara wholesales sebanyak 8.884 unit pada April 2025.
Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 32 persen dibandingkan bulan sebelumnya yaitu 13.057 unit. Begitu pun dengan angka penjualan ritel yang juga mengalami penurunan.
Dikutip dari laman Bisnis.com, penjualan ritel Daihatsu turun 25,2 persen secara bulanan menjadi 9.801 unit dibandingkan pada Maret 2025 sebanyak 13.111 unit.

“Meski adanya kondisi penurunan penjualan otomotif, kami masih berharap adanya potensi pertumbuhan pasar ke depannya,” jelas Tri Mulyono, Marketing and Customer Relations Division Head PT Astra International Tbk. Daihatsu Sales Operation.
Tri turut mengapresiasi kepercayaan serta kesetiaan para konsumen terhadap lini mobil Daihatsu, dan berkomitmen memberikan layanan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
“Terlebih situasi pasar saat ini dapat menjadi momentum bagi kami untuk semakin memperkuat strategi dalam memahami kebutuhan pelanggan,” jelasnya dalam siaran resmi, Rabu (14/5).
Kontribusi penjualan tertinggi masih didominasi oleh tiga model unggulan Daihatsu, yaitu Sigra yang menjadi tulang punggung penjualan dengan capaian sebesar 14.809 unit atau berkontribusi sebesar 32 persen.
Disusul Gran Max Pick Up dengan 12.126 unit (26%) dan Terios yang mencatatkan angka 5.637 unit (12%). Kontribusi lainnya yakni Ayla 11%, Gran Max Minibus 9%, Xenia 5%, Rocky 3%, Luxio 2% dan Sirion 0,1%.
Dalam hal segmen, terdapat empat model Daihatsu yang terus menjadi favorit masyarakat Indonesia, mulai Sigra yang berkontribusi sebesar 59% di segmen LCGC MPV dan Luxio di segmen Semi Bonnet.

Disusul segmen komersial yaitu Gran Max PU sebesar 58 persen di segmen Pick Up Low, serta Gran Max MB mencapai 94 persen.
Pada periode yang sama, pasar otomotif nasional selama empat bulan mencatatkan raihan sekitar 267 ribu unit, sehingga Daihatsu raih market share sebesar 17,5 persen.
Daihatsu menyebut pencapaian ini didukung faktor-faktor seperti fasilitas trade-in, kemudahan pembelian secara kredit dari perusahaan leasing, serta beragam layanan purnajual untuk kemudahan perawatan.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kepuasan pelanggan, Daihatsu menghadirkan layanan after sales khusus bagi pelanggan yang belum melakukan servis rutin dalam 12 bulan terakhir.
Melalui Daihatsu Car Check Up 2025, ditawarkan layanan pengecekan kendaraan secara menyeluruh ditambah beragam benefit menarik, dan berlaku hingga 30 Juni 2025.
Daihatsu juga menghadirkan promo SEHATI (Second Hand Activation) bagi pelanggan yang baru memiliki mobil bekas agar dapat menjaga performa mobil tetap optimal dengan harga yang bersahabat dan berlaku hingga 31 Desember 2025. [dpid/TH]

