DAPURPACUID – BAIC Indonesia resmi meluncurkan produk pertama hasil perakitan di Indonesia, di fasilitas PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (3/6).
Adalah BAIC BJ40 Plus, model produksi lokal perdana PT JHL International Otomotif (JIO) dan PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) ini menjadi tonggak penting keseriusan merek asal Tiongkok itu di Tanah Air.
Perusahaan meyakini dengan langkah lokalisasi produksi tersebut memberikan harga jual kompetitif di pasar kendaraan listrik yang diklaim makin bertumbuh di Indonesia.
Hal itu diamini oleh Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, yang mengatakan dengan perakitan BJ40 Plus secara lokal akan memberikan banyak manfaat bagi calon konsumen.

Lokalisasi ini juga merupakan langkah awal dari keseriusan BAIC untuk hadir dan berkembang di pasar Indonesia. Termasuk dalam mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional.
Di sisi lain, lanjut Dhani, pihaknya telah mengirimkan tujuh orang tenaga-tenaga ahli dari JDI dan juga HIM untuk mempelajari sekaligus menganalisa proses perakitan BAIC BJ40 Plus.
“Langsung dari pabriknya di kawasan industri perakitan khusus kendaraan off-road di Beijing, China, selama dua pekan beberapa waktu lalu,” tutur Dhani lebih lanjut.
Dengan perakitan secara lokal tersebut, kini banderol BJ40 Plus menjadi Rp698 juta on the road (OTR) Jakarta, atau lebih murah sekitar Rp92 juta dari harga sebelumnya.
SUV 4×4 ini memiliki desain ikonik dan kemampuan jelajah yang tangguh. Termasuk fitur-fitur unggulan seperti fitur differential lock pada gandar roda depan dan belakang.

Hadirnya dua fitur tersebut menambah kemampuan jelajahnya di medan berat, plus peningkatan standar kenyamanan berupa pengaturan posisi jok otomatis di jok pengemudi dan penumpang depan. Terdapat juga sistem koneksi entertainment terkini.
Dhani menambahkan, mendukung proses perakitan ini, enam orang tenaga ahli BAIC Internasional hadir selama satu bulan penuh guna memastikan transfer teknologi kepada tenaga lokal di Indonesia.
“Tim ini termasuk dua orang tenaga ahli untuk memastikan kontrol kualitas dan hasil rakitan yang sesuai dengan standar tinggi dari BAIC Internasional,” jelasnya.
Hal ini akan menjamin bahwa hasil perakitan lokal di Indonesia telah sesuai dan memenuhi standar kualitas yang tinggi dari pihak principal kami di China.
“Kedepannya kami akan melanjutkan proses perakitan lokal ini untuk model-model lainnya, seperti BAIC BJ-30 Hybrid,” tutup Dhani. [dpid/TH]

