DAPURPACUID – Rangkaian even MAXi Yamaha Day 2025 berlanjut di wilayah lainnya di Indonesia, yang kali ini dilaksanakan di Kota Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (21/6) lalu.
Dengan mengusung konsep berbeda dari tahun sebelumnya, yakni ‘Ride A Decade’, kegiatan tahunan ini juga bersamaan dengan perayaan 10 tahun kehadiran MAXi Yamaha di Indonesia.
Dipusatkan di alun-alun Kota Kudus, even perdana tersebut berhasil menarik antusiasme lebih dari 700 biker yang melakukan turing dari berbagai daerah di Pulau Jawa.
Mereka adalah para pengguna Yamaha Xmax, Nmax, Aerox dan Lexi lintas generasi, dimana pelepasan peserta dari enam titik yang meliputi Pekalongan, Semarang, Surakarta, Blora, Yogyakarta dan Jepara.
Beberapa media, blogger dan vlogger turut dilibatkan dimana titik keberangkatan mulai dari Jepara, lalu turing ‘ringan’ dari Solo menuju Pantai Sekuro dengan menggunakan Nmax Turbo.
Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg, Rifki Maulana memaparkan, even ini kembali digelar untuk merayakan satu dekade MAXi Yamaha di Indonesia.
Sebagai informasi, MAXi Yamaha Day tahun ini dijadwalkan dilaksanakan di 14 kota serta terbuka untuk seluruh kalangan masyarakat yang berlokasi di Kudus dan sekitarnya.

Rifki menyebut, Kudus dipilih sebagai kota pertama karena merupakan titik strategis yang mudah dijangkau oleh para biker dari wilayah barat dan timur Jawa Tengah.
“Selain itu, daerah yang dijuluki kota Kretek ini juga punya daya tarik dari segi wisata budaya dan kulinernya,” jelasnya dalam siaran resmi, Senin (23/6).
Menariknya, banyak dari peserta yang memadati even tersebut merupakan pemilik Nmax Turbo dan Neo, Aerox Alpha Turbo, serta Lexi LX 155.
Adapun periode pelaksanaan MAXi Yamaha Day 2025 berlangsung selama periode Juni sampai dengan Agustus, dan pihak Yamaha menargetkan peserta lebih dari 10.000 orang akan memadati even.
Dengan mengusung konsep baru, kegiatan ini juga membawa tema dan gaya baru yang lebih fresh untuk disajikan kepada konsumen hingga masyarakat setempat dari lokasi penyelenggaraan.
Keseruan semakin bertambah saat para peserta mulai memasuki alun-alun Kota Kudus yang menjadi episentrum acara, yang kemudian disambut oleh duta wisata daerah setempat.
Lokasi dirancang dengan dekorasi unik mengangkat tema rumah adat Joglo Pencu Kudus yang sudah eksis sejak 1500-an, dengan gaya arsitektur campuran Jawa, Persia, Eropa dan Cina.

Tarian Taring Caping Kalo khas Jepara turut menyambut para bikers. Terdapat juga pusat jajanan lokal model angkringan, hingga tenant kerajinan linting tembakau yang memang menjadi ikon utama dari Kota Kudus.
“Even pembuka MAXi Yamaha Day tahun ini menurut aku keren banget. Selain lokasinya yang baru di alun-alun Kota Kudus, konten-kontennya juga fresh dan kental dengan budaya Jawa,” ungkap Ragil Sudarno, peserta dari Jepara.
Selain itu, tambah dia, komunitas yang hadir juga banyak sehingga dapat dijadikan ajang silahturahmi dengan klub-klub di YRFI wilayah Jateng dan terbuka untuk umum.
“Tahun depan acara Maxi Yamaha Day harus bisa lebih keren lagi, dengan berbagai aktivitas seru dan menghibur untuk para pengunjung,” tutup Ragil.
Adapun rangkaian kegiatan lain yang dilaksanakan diantaranya games dan kompetisi baik untuk individu maupun kelompok, program CSR lingkungan tanam pohon, hingga penampilan spesial dari band dan penyanyi lokal Jawa Tengah, yakni Wawesi dan Muna Muni.
Tak ketinggalan program after sales berupa free check dan sales program untuk pembelian berbagai produk terbaru Yamaha, serta apparel dan spare-part juga disediakan.
Maxi Yamaha Day 2025 akan berlanjut ke Kalimantan Barat, tepatnya di Kota Pontianak. Pihak Yamaha mengajak biker di kota tersebut untuk meramaikannya. [dpid/TH]




