DAPURPACUID – Dapat dikatakan Chery C5 menjadi langkah besar PT Chery Sales Indonesia (CSI) dalam melakukan strategi penyegaran terkini, meski tidak banyak yang disentuh.
Yup, Prinsipal telah ‘mempensiunkan’ lebel Omoda dari lineup yang dipasarkan di Indonesia, walaupun kontribusi model ini cukup signifikan dalam kurun waktu tahun belakangan.
Sales Director PT CSI, Budi Darwaman mengaku, perusahaan mencatat bahwa kontribusi penjualan lini model Omoda hingga saat ini terus menurun secara total.
“Kami akui tren (SUV B-segment) tengah menurun sekitar 5-7 persen untuk totalnya di pasar otomotif,” jelas Budi, disela acara first impression Chery C5 di BSD, Tangerang, Senin.
Chery Indonesia telah menetapkan hari peluncuran C5 dan E5 versi facelift bakal dilaksanakan sore hari ini, Rabu (25/6), di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Bila menilik tampilan luar, desainnya secara keseluruhan memiliki kemiripan dengan Omoda Series, dimana tetap menonjolkan DNA SUV Crossover yang sporty dan fashionable.
Tidak hanya itu, sentuhan inovatif pada suspensi dan transmisi baru menjanjikan sebuah pengalaman berkendara yang lebih bertenaga, nyaman, serta superior.
Head of Brand Department PT CSI, Rifkie Setiawan memaparkan, hadirnya model penyegaran C5 menjadi manifestasi dari komitmen Chery, sekaligus untuk menjawab keinginan konsumen.
“Kami mendengar kebutuhan konsumen yang dinamis dan terus menyesuaikan inovasi dengan gaya hidup modern, melalui desain fastback crossover stylish, teknologi cerdas, serta performa bertenaga.”
“Kami yakin Chery C5 terbaru menjadi pilihan ideal bagi individu yang ingin mengekspresikan karakter kuat melalui kendaraan yang mereka gunakan,” tandasnya.

Chery C5 mengadopsi filosofi “The Futuristic Reborn”, yang menonjolkan pesonanya melalui empat pilar keunggulan utama yang dibenamkan, melalui beragam transformasi.
Ubahan paling signifikan nampak pada tampilan fascia depan, yang kini mengadopsi Frameless Diamond-pattern Grille, dengan tetap menyematkan logo ‘Omoda’ di ujung kap mesin.
Desain grille kini senada warna bodi, dipadu Arrow-shaped LED DRL terintegrasi bilah hitam ramping. Sementara X-shaped Bumper with New Body-colored Grille menegaskan DNA sporty dari sebuah SUV Crossover.
Siluet aerodinamis mengalir anggun namun tegas hingga ke buritan, berpijak kokoh di atas Sporty Black Alloy Wheels yang elegan. Dimensi pun terbilang serupa dengan Omoda Series.
Di atas kertas, Chery C5 memiliki panjang 4.400 mm, lebar 1.830 mm, tinggi 1.588 mm dan wheelbase 2.630 mm. Terbilang compact (ringkas) sebagai model SUV crossover.

Tersedia dalam dua varian dengan lima pilihan warna, yakni C5-Z (Black Platinum, White Howlite) dan C5-RZ (Red Ruby, Black Platinum, White Howlite, Dual Tone White Howlite + Black). Dipadukan dua ukuran pelek berbeda (17 inci dan 18 inci).
Menilik interiornya terbilang hampir tidak ada ubahan, hanya saja ada penambahan unsur kenyamanan selama berkendara dari AC yang kini dilengkapi filter M0.3 ultra-efficient dan Internet Of Vehicle (IOV).
Untuk fitur-fitur ADAS mendapat penambahan Traffic Jam Assist (TJA), yang menjaga kecepatan konstan sesuai preferensi pengemudi dan Intelligent Avoidance System (IES) untuk memastikan jarak aman saat menyalip kendaraan besar.
Teknologi tersebut menegaskan kecanggihan fitur keselamatan aktif, sekaligus memberi ketenangan bagi pengemudi dan penumpang di dalam kabin selama di perjalanan.
Ruang kabin Chery C5 menyuguhkan sebuah harmoni kemewahan dan fungsionalitas, melalui penggunaan material premium termasuk balutan faux leather pada jok.

Berlanjut ke bagian dasbor, terbentang pusat komando digital melalui Dual 10.25-inch HD Screen yang intuitif. Dipadu 8 speaker lansiran Sony, plus hadirnya electric sunroof menciptakan kesan ruang yang lapang.
Di balik kap mesin Chery C5 terpasang mesin bensin 1.500 cc turbocharged, yang dipadukan dengan transmisi kopling ganda 6 DCT (dual clutch), menggantikan versi CVT pada Omoda 5.
Konfigurasi tersebut menghasilkan tenaga 145 hp dengan torsi puncak 230 Nm. Hadirnya fitur Automatic Engine Shut‑Off secara otomatis mematikan mesin saat berhenti.
Perubahan lainnya yaitu sistem suspensi sudah mengadopsi model multi-link independen di bagian belakang, dimana sebelumnya memakai model torsion beam non-independent.
Menariknya, terdapat warna baru Red Ruby untuk kedua varian yang ditawarkan, menggantikan keliar biru muda dan abu-abu. Terkait harga, nantikan berita kami selanjutnya! [dpid/TH]

