DAPURPACUID – Ajang pencarian teknisi Yamaha terbaik di Tanah Air, yaitu Indonesia Technician Grand Prix (ITGP) kembali digagas tahun ini secara Nasional.
Sebelumnya, seluruh teknisi peserta ITGP 2025 yang berjumlah lebih dari 6.000 orang ini telah melewati tahap seleksi tingkat regional, dan terpilih 26 finalis terbaik.
Seluruh finalis sudah mengikuti tahap seleksi dari tes Teori, Customer Satisfaction (CS), serta Troubleshooting Skill pada periode April hingga Mei 2025.
Dari 26 wilayah diambil masing-masing satu pemenang diadu skill di level nasional, yang berlangsung di PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing – West Java, Karawang, Jawa Barat (24/7).
Assistant GM CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Johannes B.M.S mengatakan, ajang kompetisi ITGP tahun ini sudah memasuki penyelenggaraan ke-18 kalinya.

Usai menuntaskan seleksi regional, lanjut dia, juara pertama dari masing-masing wilayah siap melangkah ke tahap penentuan jawara se-Indonesia, yaitu sesi final.
“Di putaran final mereka akan diuji berbagai trouble shooting menggunakan teknologi Yamaha Diagnostic Tool pada Nmax Turbo,” jelas dalam siaran resmi.
“Para finalis harus terus berlatih untuk jadi pemenang, sebagai bagian penting dari rentetan perjalanan menuju babak terakhir untuk jadi yang terbaik,” tandasnya.
Adapun langkah persiapan yang wajib dilakukan para finalis sebagai berikut :
– Latihan CS yaitu cara berkomunikasi atau keterampilan dalam melayani dan memahami keluhan dari konsumen;
– Mengasah skill teknis troubleshooting menggunakan YDT. Kunci utama dalam penilaiannya yaitu kecepatan dan ketepatan dalam menemukan masalah, serta memberi solusi pada konsumen;
– Test appraisal (menaikan nilai jual sepeda motor Yamaha), dengan tujuan akhir tukar tambah sepeda motor Yamaha;
– Membuat video profil terkait keikutsertaan dalam ITGP. Ini untuk menyesuaikan dengan era digital saat ini.

Selain ITGP, juga telah terseleksi para juara pertama masing-masing dari 24 wilayah yang akan mengikuti final SMK Skill Contest di tingkat Nasional.
Para siswa berasal dari sekolah kejuruan yang telah memiliki Kelas Khusus Yamaha (KKY). Di tahap regional mereka menjalani seleksi yang mencakup tes teori, perawatan berkala dan pengukuran.
Menuju kontes nasional, para finalis SMK membuat video profil juga terkait keikutsertaan dalam SMK Skill Contest di tingkat nasional tahun ini.
Selain itu, diadakan juga kompetisi video dengan materi mengenai YECVT dan FI system bagi para guru pendamping siswa finalis dan akan diambil lima terbaik untuk kompetisi tingkat nasional nanti. [dpid/TH]


