DAPURPACUID – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) kembali menegaskan komitmennya terhadap kemajuan industri karoseri nasional lewat ajang Fuso Karoseri Award 2025.
Ajang yang mengikutsertakan 30 peserta ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tapi juga menjadi sarana edukasi sekaligus standarisasi terhadap para mitra karoseri.
Gelaran ini sudah digulirkan sejak April 2025, dan sebanyak 23 perusahaan berhasil lolos tahap ke sertifikasi dan diundang untuk mengikuti program eksklusif.
Termasuk kunjungan ke fasilitas produksi Fuso, dan dilanjutkan sesi pemberian penghargaan di booth Mitsubishi Fuso pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show 2025.
“Keunggulan Fuso tak hanya datang dari sasis berkualitas, juga dari hasil kerja sama dengan karoseri terbaik. Kolaborasi inilah yang membuat kendaraan niaga kami diakui luas oleh konsumen,” tegas Aji Jaya, Sales & Marketing Director KTB.

Sertifikasi Dua Tahun, Bukti Komitmen Standar Tinggi
Program sertifikasi tersebut menekankan pada evaluasi teknis secara menyeluruh. Nantinya tim KTB akan melakukan serangkaian pengecekan dari mitra karoseri.
Mulai kelengkapan dokumen, proses produksi, hingga penerapan standar keselamatan dan kualitas bangun bodi. Sertifikasi yang diberikan berlaku dua tahun dan menjadi bukti kualitas dari masing-masing mitra.
Para peserta juga berkesempatan melihat proses perakitan kendaraan Fuso di fasilitas PT Krama Yudha Ratu Motor, Pulogadung. Kegiatan ini memberi pemahaman lebih mendalam mengenai filosofi kualitas dan keamanan yang diterapkan Mitsubishi Fuso.
Tak hanya itu, sesi edukatif turut digelar, menghadirkan Heri Prabowo, Kepala Sub Direktorat Uji Tipe Kendaraan Bermotor Kemenhub, yang membawakan materi regulasi dan kebijakan terkini seputar rancang bangun kendaraan.
Pemberian penghargaan ini menjadi momen berbagi pengalaman antar pelaku industri. Silvy Sabur dari Karoseri Indo Saluyu menuturkan, produk Canter masih jadi tulang punggung pasar kendaraan niaga di Tanah Air.

“Saking seringnya kami menangani Canter, sudah di luar kepala bentuk dan ukuran sasisnya. Sekitar 60 persen konsumen kami menggunakan model ini,” ungkapnya antusias.
Senada dengan itu, Syaifuddin Tangka, Direktur PT Metalindo Teknik Utama, menyoroti pentingnya melakukan koordinasi antara produsen kendaraan dan karoseri.
“Selama komunikasi terjaga, maka konsumen pun terlindungi dari risiko kehilangan garansi. Kepuasan mereka adalah kunci kelangsungan bisnis, baik untuk kami maupun Mitsubishi Fuso,” jelasnya.
KTB menegaskan, program Karoseri Award bukan sekadar seremoni, tetapi langkah konkret menuju ekosistem kendaraan niaga yang profesional, tersertifikasi dan berkelanjutan.
Standarisasi ini juga sekaligus menjadi pondasi penting agar kendaraan Fuso yang sampai ke tangan konsumen tetap terjaga kualitasnya, dari hulu ke hilir.
“Penghargaan tersebut menjadi bentuk komitmen kami terhadap kualitas dan sinergi jangka panjang dengan para mitra,” tutup Aji. [dpid/TH]

