DAPURPACUID – Banyak pemilik sepeda motor asal-asalan untuk melakukan perawatan rutin kendaraannya. Padahal dampaknya dapat mengurangi kinerja aktivitas harian mereka.
Performa motor kurang bertenaga, suara mesin kasar, bahkan mogok, bisa jadi diantara sekian banyak efek yang diakibatkan kurangnya memperhatikan kondisi tunggangan.
Padahal, servis motor itu bukan sekadar ganti oli saja, melainkan investasi agar kendaraan tetap prima, nyaman digunakan dan yang terpenting aman di jalan.
Beberapa kendala di atas diyakini merupakan tanda-tanda pemilik telat melakukan servis. Banyak pemilik motor yang menunda servis karena merasa motor masih ‘baik-baik saja’.
Dilansir dari laman resmi Wahana Ritelindo, gejala kecil bisa jadi pertanda kerusakan yang berakibat fatal pada motor. Jika sering menunda servis, saatnya berpikir ulang.
Setiap motor Honda punya waktu yang tepat untuk servis, sesuai panduan pabrikan. Mengikuti jadwal berarti tak hanya memperpanjang usia motor, tapi juga menghindari kerusakan mahal dan risiko berkendara yang tidak aman.

Karena itu penting untuk mengerti kapan momen tepat servis, apa saja yang perlu dicek, dan kenapa bengkel resmi seperti AHASS adalah pilihan paling logis.
Pertanyaannya, mengapa servis berkala itu sangat penting? Dengan melakukan servis rutin, teknisi AHASS bakal mengecek seluruh komponen pada motor. Berikut manfaat utama dari servis berkala:
– Mencegah kerusakan dini: Banyak kerusakan besar berawal dari komponen kecil yang dibiarkan rusak terus-menerus.
– Menjaga performa mesin: Mesin yang rutin diservis akan tetap bertenaga dan tidak boros bahan bakar.
– Keselamatan berkendara: Sistem rem, ban, mesin dan lampu yang selalu dicek berkala, menjamin keamanan saat digunakan.
– Efisiensi biaya: Mencegah kerusakan besar, yang biaya perbaikannya jauh lebih mahal.
– Meningkatkan umur pakai kendaraan.
Kapan Waktu Tepat Servis Motor?
Menurut standar pabrikan motor Honda, servis pertama jadi momen penting. Biasanya dilakukan pada 1.000 km pertama atau 1-2 bulan, mana yang tercapai lebih dulu.
Perihal yang dilakukan mekanik yaitu penggantian oli mesin dan jasa servis gratis bagi yang memiliki Kartu Perawatan Berkala (KPB). Servis pertama dilakukan guna memastikan semua komponen bekerja dengan baik setelah pemakaian awal.
Lalu servis kedua dan ketiga pada 4.000 km (maks. 4 bulan) dan 8.000 km (maks. 8 bulan), mekanik bakal mengerjakan perlakuan serupa dengan servis pertama, ganti oli dan jasa gratis jika disertakan KPB.

Service ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kestabilan motor dalam pemakaian jangka menengah. Terdapat juga servis berkala yang dilakukan setiap 4.000 km atau 4 bulan tergantung kondisi.
Selain mengganti oli mesin, perlu dilakukan pengecekan dan perawatan bagian-bagian penting seperti kampas rem, rantai roda, kelistrikan dan sistem pendingin (pada tipe tertentu).
Untuk servis khusus alias tune-up, biasanya dilakukan menyeluruh setiap 12.000 km atau tahunan dengan komponen yang diperiksa yaitu CVT, injektor, sistem bahan bakar dan kelistrikan, throttle body, hingga rangka.
Adapun komponen-komponen motor yang wajib dilakukan pengecekan dan perawatan saat servis oleh mekanik AHASS bersertifikat diantaranya:
– Oli Mesin: Ganti rutin setiap 2.000–4.000 km untuk menjaga pelumasan tetap optimal dan mesin tidak cepat aus atau panas berlebih.
– Filter Udara: Komponen ini menyaring debu dan partikel dari udara masuk ke ruang bakar. Jika kotor, bisa memicu pemborosan bahan bakar dan performa melemah.
– Busi: Peran busi sangat penting dalam sistem pengapian. Lakukan pengganti setiap 8.000–12.000 km atau saat kinerja mulai menurun
– Rem & Kampas Rem: Pastikan ketebalan aman agar pengereman tetap efektif dan tidak merusak cakram, sehingga menjaga pengereman tetap pakem.
– CVT & V-Belt (motor matic): Seluruh komponen di dalamnya perlu dibersihkan dan dicek sesuai interval sekitar 8.000 km dan 20.000 km untuk penggantian (tergantung kondisi).
– Aki & Sistem Kelistrikan: Aki yang lemah mempengaruhi sistem starter dan lampu. Cek voltase dan kondisi starter agar tidak mendadak mogok.
– Ban & Tekanan Udara: Ban yang aus atau tekanan angin tidak sesuai sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kecelakaan. Apabila sudah aus, segera ganti dengan ban baru.
– Sistem Injeksi & ECU: Pembersihan dan pembersihan injektor, serta kalibrasi ECU penting agar sistem bahan bakar tetap efisien dan ramah lingkungan.
Servis motor tepat waktu tak hanya soal rutinitas, tapi memastikan keselamatan, efisiensi dan umur panjang dari kendaraan. Ikuti panduan resmi, catat jadwal berdasarkan KPB, dan pastikan motor selalu dirawat di AHASS. [dpid/TH]


