Lantian Juan Rebut Juara Umum Trial Game Dirt Solo 2025

Lantian Juan di podium Trial Game Dirt Solo 2025. Lantian Juan rebut juara umum Seri Ke-4 Trial Game Dirt 2025.

DAPURPACUID – Persaingan sengit dan penuh kejutan mewarnai putaran keempat Trial Game Dirt (TGD) 2025. Alhasil, Lantian Juan berhasil mengamankan gelar Juara Umum seri itu.

Digelar di Sirkuit Lapangan Gentan, Sukoharjo, Jawa Tengah, 26–27 September 2025, Lantian mampu tampil dominan di hadapan ribuan penonton yang memadati area.

Padahal seri ini terbilang menjadi salah satu putaran paling menegangkan pada musim ini. Tidak hanya karena tensi balapan yang tinggi, tetapi juga karena hadirnya berbagai aksi spektakuler dari para rider nasional yang berlaga di empat kelas.

Sejak putaran pertama dilaksanakan, terdapat kelas-kelas paling dinantikan para crosser maupun penonton, yakni FFA Open, Campuran Open, Campuran Non-Seeded dan FFA Master.

Rider kelahiran Kediri, Jawa Timur, ini mampu tampil all-out di dua kelas utama TGD 2025. Tak hanya sukses menjuarai Campuran Open, Lantian juga mengunci posisi runner-up di kelas FFA Open.

Berdasarkan hasil tersebut cukup untuk memastikan Lantian merebbut gelar Juara Umum putaran keempat Trial Game Dirt 2025. Di kelas FFA Open, drama terjadi saat Asep Lukman mengalami insiden rantai putus di Heat 4, yang membuatnya gagal finis.

Kesempatan ini dimanfaatkan M. Zidane, yang akhirnya tampil sebagai juara dengan total 100 poin. Lantian tampil konsisten dan mengunci posisi kedua dengan 86 poin, disusul oleh Ananda Rigi dengan 78 poin.

Namun, giliran Lantian yang mencuri perhatian di kelas Campuran Open. Rider berusia muda ini berhasil tampil impresif dan merebut podium tertinggi dengan raihan 91 poin.

Hasil yang diperolehnya tersebut unggul tipis hanya satu poin dari Lukman. Sedangkan Ananda melengkapi podium ketiga dengan pencapaian 80 poin.

Kombinasi hasil dari dua kelas ini membuat Lantian dinobatkan sebagai Juara Umum TGD 2025 seri keempat, mengumpulkan total 47 poin. Zidane harus puas di posisi kedua dengan 43 poin, sedangkan Ananda Rigi menempel ketat dengan 40 poin.

Perebutan Gelar Juara Musim Kian Sengit

Hasil ini membuat persaingan gelar Juara Umum musim 2025 makin terbuka. Zidane masih memimpin klasemen dengan 95 poin secara keseluruhan, diikuti Lukman dengan 85 poin.

Putaran kelima sekaligus sebagai seri final di Bandung, 10-11 Oktober mendatang, akan menjadi laga penentu siapa yang keluar sebagai juara musim ini.

Usai melakukan victory lap, Lantian mengaku bahwa putaran keempat musim ini sangat menegangkan mulai dari Heat 1 sampai Heat 4. Peta persaingan kelas FFA Open dan Campuran Open sangat ketat.

“Saya harus berusaha mati-matian untuk mendapatkan hasil maksimal, dan bersyukur bisa keluar sebagai juara umum di Solo,” jelasnya dalam siaran resmi, Minggu (28/9).

Meski peluang juara musim secara keseluruhan kecil, Juan tetap berkomitmen tampil maksimal di seri pamungkas. Tapi setidaknya hasil seri ini mampu menunda penentuan gelar Juara Umum TGD 2025 yang didominasi oleh Zidane dan Lukman.

“Menghadapi seri terakhir, peluang saya maksimal hanya peringkat ketiga. Tapi saya akan tetap berusaha memberikan kemampuan terbaik,” tandas Lantian.

Sportainment yang Bikin Penonton Terpana

Tak hanya aksi balap yang membetot perhatian, TGD 2025 juga sukses menghadirkan konsep sportainment yang makin kuat hingga memasuki putaran keempat di Solo.

Penonton dimanjakan dengan berbagai hiburan seperti live music dari Nasa dan Matheo in Rio band, BMX Freestyle oleh Wendy & Friends, hingga fun games interaktif.

Freestyler profesional menampilkan berbagai trik ekstrem, diantaranya 360, backflip, dan tailwhip yang sukses membuat penonton bersorak kagum.

Agnes C. Wuisan dari 76 Rider, menuturkan bahwa seri keempat ini jalannya balapan benar-benar dramatis. Tidak ada satupun rider yang dominan, semua punya performa yang sama-sama impresif.

“Dengan hasil ini, penentuan gelar juara umum harus ditentukan hingga seri akhir musim ini. Salut untuk aksi-aksi spektakuler yang diperlihatkan semua rider,” pungkasnya.

Sebelumnya, tiga putaran telah digelar sukses di Semarang (Mei), Sidoarjo (Juni) dan Probolinggo (Agustus). Kini semua mata tertuju pada Bandung, yang akan menjadi panggung penentu rider terbaik TGD 2025. [dpid/TH]

Previous articleHonda Culture Vol.2 Singgah di Padang, Dipadati Komunitas
Next articleDaihatsu Dukung Perayaan ALERT! & TERUCI di Dua Kota