DAPURPACUID – PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) menuntaskan pembangunan Ramp Junction Palembang, yang kini sepenuhnya tersambung dan siap memperlancar konektivitas jalan tol di Sumatera Selatan.
Simpang strategis ruas jalan tersebut menjadi penghubung utama jaringan Tol Trans Sumatera di wilayah Sumsel khususnya, sepanjang total 12,86 kilometer.
Proyek ini kini menghubungkan Tol Kayu Agung–Palembang, Palembang–Indralaya, serta Indralaya–Prabumulih, termasuk rencana akses menuju Palembang–Betung.
Direktur Operasi III HKI, Aditya Novendra Jaya memaparkan, ramp junction tersebut menghadirkan tingkat efisiensi signifikan bagi para pengguna jalan tol.
“Kini masyarakat tak perlu keluar-masuk gerbang tol ketika berpindah jalur. Akses menjadi lebih cepat, aman, dan nyaman,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Keberadaan Ramp Junction Palembang juga berdampak langsung pada peningkatan mobilitas logistik. Sekaligus memperlancar arus barang dan orang di kawasan industri Sumsel.
Dengan hadirnya koneksi langsung antar ruas tol strategis, waktu tempuh dapat ditekan hingga 20 menit lebih singkat. Sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar.
Ramp Junction Palembang dibangun dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup enam ramp, yaitu ramp 1 (Betung–Kayu Agung), ramp 2 (Kayu Agung–Indralaya), ramp 3 (Indralaya–Kayu Agung), ramp 5 (Betung–Indralaya), ramp 7A (Betung–Kramasan) dan ramp 7B (Kramasan–Kayu Agung).
Seluruh ramp tersebut rampung pada Februari 2025, disusul tahap kedua yang meliputi empat ramp tambahan: Ramp 4A (Indralaya–Betung), Ramp 4B (Kayu Agung–Kramasan), Ramp 6 (Betung–Palembang), dan Ramp 8 (Palembang–Kayu Agung).
Pada uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) yang digelar 15–17 Oktober lalu, delapan ramp memperoleh rating tertinggi—lima bintang, menandakan kualitas dan keamanan infrastruktur yang prima.

“Peringkat tersebut mencerminkan komitmen kami untuk memastikan setiap proyek layak secara operasional, bukan hanya selesai fisiknya,” tutur Aditya.
Dorong Pertumbuhan dan Pemberdayaan Lokal
Selain memperkuat konektivitas, proyek ini juga memberi manfaat sosial. Sekitar 40 persen tenaga kerja berasal dari masyarakat sekitar, menjadi bukti nyata dukungan HKI terhadap pemberdayaan ekonomi lokal.
Hingga kini, HKI terus menggenjot pembangunan ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) lainnya, seperti Tol Lingkar Pekanbaru, Palembang–Betung Seksi III, serta beberapa seksi proyek Betung–Jambi. Sementara di luar itu, perusahaan juga tengah menuntaskan Tol Cikampek Selatan Paket 2A.
Dengan ramp junction yang kini tersambung penuh, HKI kian menegaskan perannya sebagai tulang punggung pembangunan infrastruktur strategis nasional di Pulau Sumatera. [dpid/TH]

