5 Tips Aman dan Nyaman Berkendara Jarak Jauh Versi WMS

DAPURPACUID – Perjalanan jauh alias turing dengan menggunakan motor bukan sekadar menempuh jarak, tapi juga tentang menjaga kenyamanan dan keselamatan di setiap kilometer.

Pengalaman tersendiri seperti menikmati suasana di sepanjang jalan, pengendara dapat merasakan kepraktisan yang tidak bisa didapat dari moda transportasi lain.

Namun di balik itu, perjalanan dengan jarak tempuh jauh selalu ada tantangan tersendiri, baik dari sisi stamina pengendara maupun dari kesiapan sepeda motor itu sendiri.

Kerap kali pengendara mengalami pegal atau kehilangan fokus di tengah perjalanan akibat kurangnya persiapan. Terlebih bagi riders yang ingin menuju ajang Honda Bikers Day di Garut, akhir pekan ini.

Padahal, dengan sedikit perencanaan dan disiplin berkendara, perjalanan jauh bisa terasa lebih menyenangkan dan minim risiko. Khususnya untuk tunggangan yang akan dipakai.

Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani mengatakan, perjalanan jauh bukan sekadar tentang sampai ke tujuan, tapi bagaimana bisa tiba dengan selamat dan tanpa cedera.

Baca juga:  Banyak yang Tak Sadar Oli Gardan Rusak Bisa Bikin CVT Rontok

“Itulah esensi sejati dari #Cari_aman yang selalu kami dorong melalui program Safety Riding Promotion (SRP),” jelas Agus dalam keterangan tertulis, Selasa (11/11) lalu.

Melalui kampanye SRP, WMS terus mengingatkan pentingnya memahami teknik dan etika berkendara jarak jauh. Berikut lima tips aman dan nyaman yang bisa diterapkan sebelum perjalanan:

1. Pastikan Kondisi Motor Prima

Sebelum berangkat, periksa kembali seluruh komponen penting motor seperti tekanan angin ban, sistem pengereman, kondisi rantai atau V-belt, serta oli mesin.

Komponen yang aus atau longgar sebaiknya segera diperbaiki di bengkel. Motor yang tidak prima tak hanya membuat perjalanan terasa berat, tapi juga memperbesar risiko kelelahan dan bahaya di jalan.

2. Istirahat Cukup Sebelum Berkendara

Tubuh yang fit adalah kunci keselamatan selama di perjalanan. Hindari begadang atau kurang tidur sebelumnya. Kurangnya istirahat bisa menurunkan konsentrasi dan memicu microsleep.

Baca juga:  Tekan Angka Kecelakaan Remaja, WMS Gelar Uji Praktik Safety Riding di SMKN 5 Tangerang

Pastikan mendapatkan waktu tidur cukup selama 6–7 jam, dan jika lelah di perjalanan, sempatkan berhenti sejenak di tempat aman untuk beristirahat untuk mengembalikan fokus dan energi.

3. Atur Posisi Tubuh Saat Berkendara

Posisi duduk yang tidak tepat bisa menyebabkan nyeri punggung dan bahu lebih cepat. Duduklah di bagian tengah jok dengan posisi punggung tegak dan bahu yang rileks.

Pengendara motor kopling bisa menjaga kestabilan dengan menjepit tangki bahan bakar, sedangkan pengguna motor matik dapat menempelkan paha bagian dalam pada sisi jok untuk menjaga keseimbangan.

4. Jaga Ritme dan Kecepatan

Berkendara jauh bukan lomba kecepatan. Gunakan ritme yang konstan dan sesuaikan dengan kondisi jalan. Hindari akselerasi mendadak atau kecepatan tak stabil karena dapat membuat tubuh cepat lelah.

Jika berkendara dalam berkelompok, selalu menjaga jarak aman dengan pengendara di depan untuk memberi ruang cukup saat mengerem atau menghindar.

Baca juga:  Bukan Melindungi, Ini Alasan Cover Radiator Murah Bisa Bikin Skutik eSP+ Turun Mesin

5. Patuhi Rambu dan Etika Berlalu Lintas

Gunakan helm berstandarisasi SNI, jaket pelindung, sarung tangan dan sepatu tertutup. Nyalakan lampu utama siang hari dan selalu gunakan sein saat ingin pindah jalur.

Terpenting adalah patuhi batas kecepatan. Bila berkendara dalam rombongan, jangan memaksakan diri berada di depan. Ingat, tujuan utama adalah selamat sampai tujuan, bukan menjadi yang tercepat.

Perjalanan jauh dengan sepeda motor akan selalu lebih aman jika dilakukan dengan persiapan matang. Melalui kampanye #Cari_aman, tim SRP Wahana Honda terus mengajak pengendara untuk menjadikan keselamatan sebagai bagian dari gaya hidup.

Karena sejauh apa pun perjalanan, tak ada yang lebih berharga daripada tiba dengan selamat. Pastikan kondisi motor prima, jaga kebugaran, perhatikan posisi berkendara, atur ritme, serta patuhi aturan lalu lintas. [dpid/TH]

Previous articleMAKA Cavalry Dinobatkan Jadi Motor Listrik Terbaik 2025
Next articleWahanaArtha Ritelindo Raih Penghargaan Platinum CIC 2025