Pemesanan Jetour T2 ‘Meledak’, Pengiriman Unit Awal 2026

DAPURPACUID – Kemunculan perdana Jetour T2 sekaligus diumumkannya harga resmi di ajang GJAW 2025, berhasil menciptakan atmosfer berbeda bagi PT JETOUR Sales Indonesia.

Bagaimana tidak, tercatat hingga kemarin SUV boxy ini telah membukukan angka pemesanan hingga lebih dari 300 unit, yang dihasilkan dari pemesanan di booth dan via Blibli.

Melesatnya angka pemesanan alias SPK T2 diyakini racikan harga yang mereka klaim cukup menggiurkan, ditengah serbuan produk-produk SUV bermesin listrik.

Hal ini ditegaskan oleh Sales Director JETOUR Sales Indonesia, Michael Budihardja, dimana berbekal tampilan futuristik dan banderol menarik membuat konsumen tertarik meminang T2.

Seperti diketahui, harga resmi T2 sebesar Rp588 juta OTR Jabodetabek. Sebagai apresiasi bagi konsumen, JETOUR menghadirkan program early adventure benefits untuk 500 konsumen pertama dengan harga eksklusif Rp568 juta.

Menariknya, untuk pemesanan via Blibli sebanyak 150 unit, yang diklaim sudah habis sejak akhir pekan lalu, berhak mendapat tambahan berupa aksesoris gratis Car Side Ladder dan Side Hanging Storage Box senilai Rp15 juta.

Baca juga:  JETOUR Indonesia Unjuk Keunggulan T2 di Jakarta, Siap Berlanjut ke Kota Lain

“Jumlahnya sudah mencapai 300-an dan akan terus bertambah karena pencatatannya melalui sistem yang kita collect,” jelasnya disela media briefing di ICE BSD, Kamis (27/11).

Michael memaparkan, dari angka 500 unit yang mendapatkan banderol eksklusif tersebut hanya menyisakan sekitar 193 unit lagi SPK. Dan dia pun meyakini jumlahnya akan meningkat hingga even berakhir.

Pihak JETOUR mencatat, untuk pemesanan T2 dalam satu hari rata-rata berkisar 30-40 SPK per harinya secara nasional. Bahkan, diklaim akhir pekan lalu, masuk sejumlah 65-70 SPK dalam sehari.

Michael menambahkan, ketertarikan konsumen tidak hanya dari sisi retail melainkan juga pasar fleet, meski JETOUR masih mencatat dominasinya tetap dikuasai retail customer.

“Sekitar 90 persen dari pasar retail. Hal ini dikarenakan kami belum melakukan pendekatan ke arah sana (fleet). Produksi mulai dilakukan Desember nanti,” ujarnya.

Untuk produksi Jetour T2, seperti dua model sebelumnya, bakal dirakit secara lokal di Indonesia melalui fasilitas manufakturing milik PT Handal Indonesia Motor, Bekasi, Jawa Barat.

Baca juga:  JETOUR Indonesia Unjuk Keunggulan T2 di Jakarta, Siap Berlanjut ke Kota Lain

Sementara untuk pengirimannya dijadwalkan mulai dilaksanakan pada minggu ketiga Januari 2026. Michael menegaskan ada beberapa faktor yang membuat produksi ‘molor’ bulan depan.

“Karena harus dipastikan proses QC-nya sedetail mungkin. Terlebih unit ini berpenggerak AWD, jadi kami harus mempersiapkan peralatan khusus demi alasan keamanan dan kenyamanan konsumen.”

“Tools khusus ini datang Desember ini, setelahnya masuk tahapan produksi, lalu pengetesan kemudian lanjut ke proses pengiriman ke konsumen,” pungkasnya.

Jetour T2 menawarkan lima pilihan warna: Khaki White, Carbon Crystal Black, Aviation Silver, Highway Grey, dan Electroplated Green. Dua warna terakhir dikenakan tambahan Rp10 juta karena bagian dari paket warna eksklusif.

Untuk sektor performanya, T2 mengandalkan mesin 2.000 cc T-GDI bertenaga 245 PS dan torsi puncak 375 Nm yang tersedia sejak putaran 1.750–4.000 rpm.

Kondifurasi ini disalurkan melalui transmisi 7DCT ke sistem Realtime 4WD dengan pilihan 10 mode berkendara, mulai dari Sport, Eco, Normal, Snow, hingga Rock dan X Smart Mode. [dpid/TH]

Previous articleChangan Deepal S07 Usung Golden Shield Battery Teraman di Kelasnya
Next articleChery Tiggo 8 Raih Penghargaan Carwow, Dominasi Pasar Inggris