DAPURPACUID – PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi memulai ekspedisi ‘Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025’, yang nantinya bakal melakoni perjalanan hingga wilayah barat Indonesia.
Dilepas secara resmi dari Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, perjalanan satu unit New Veloz Hybrid EV dimulai yang menantang rute panjang lintas pulau untuk menguji ketahanan teknologi hybrid terbarunya.
Perjalanan ini juga menjadi ajang pembuktian kesiapan New Veloz Hybrid EV menghadapi ragam karakter jalan, mulai dari pesisir Lombok hingga pegunungan di Pulau Sumatera.
Dengan menempuh perjalanan lebih dari 50 hari, ekspedisi ini bakal dilakoni berbagai media nasional melalui skema estafet sampai ke titik finish barat Indonesia.
Lewat ajang ini Toyota menegaskan bahwa teknologi hybrid tak hanya efisien, tapi juga tahan banting dan siap menjawab kebutuhan keluarga Indonesia di medan harian maupun jarak jauh.

Marketing Director TAM, Jap Ernando Demily mengatakan, semangat ‘Toyota Ada Untuk Indonesia’ kembali ditegaskan lewat demonstrasi performa, efisiensi bahan bakar dan kenyamanan berkendara yang menjadi DNA Veloz Hybrid EV.
“Toyota menegaskan, perjalanan ini merupakan bentuk konsistensi menghadirkan solusi mobilitas elektrifikasi yang inklusif untuk seluruh wilayah Indonesia.”
“Ekspedisi ini adalah bentuk apresiasi kepada keluarga Indonesia sekaligus pembuktian Quality, Durability & Reliability (QDR) Veloz Hybrid EV,” tandasnya.
Menurutnya, mobil hybrid yang telah debut global di GJAW lalu ini dirancang untuk efisiensi, ketangguhan, serta kenyamanan, sesuai dengan karakter jalan di Indonesia.
Sebagai MPV keluarga hybrid berteknologi generasi terbaru, model ini menawarkan performa responsif, kenyamanan berkendara lebih halus, serta konsumsi bahan bakar hemat.
Saat ini Toyota membanderol harga sementara untuk tipe V Grade dipatok Rp299 juta, yang berlaku hingga 31 Desember 2025. Setelah itu akan ditinjau kembali dengan melihat kondisi perekonomian.

Ritme dan Skema Ekspedisi Lintas Pulau
Selama lebih dari 50 hari melakukan perjalanan, tim akan menempuh jalan tol, jalur antar kota, kawasan perkotaan, pegunungan berliku, hingga melintasi off-road ringan.
Rute dimulai dari Lombok, berlanjut ke Bali, Banyuwangi, Bromo, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta, sebelum menyusuri Sumatera melalui Palembang, Jambi, Bukittinggi, hingga Danau Toba.
Dijadwalkan di setiap kota singgah, tim akan mengeksplorasi wisata alam, budaya dan kuliner, sekaligus bertemu para pahlawan lokal yang berkontribusi bagi komunitasnya.
Toyota juga menyoroti kuatnya penerimaan masyarakat terhadap produk Toyota, termasuk komunitas Velozity yang menjadi jembatan antara pengguna dan produsen.
Rombongan juga mengunjungi diler-diler resmi Toyota yang menjadi bagian dari value chain nasional dengan 363 outlet, memastikan layanan penjualan dan after-sales tetap terjaga di setiap kota.

Ekspedisi ini turut mengingatkan pada program legendaris Kijang Lintas Nusa 1995 dan perjalanan Avanzanation Journey 2014, yang mengenalkan ragam budaya Indonesia melalui kegiatan otomotif.
Sekitar 10.000 pengguna Avanza turut meramaikan perjalanan selama kurang lebih 1 bulan dalam turing sejauh 35.000 km, melintasi lebih dari 45 kota.
Tim berangkat dari tiga titik berbeda dan finish di Jakarta. Kini giliran Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025, melanjutkan tradisi tersebut dengan membawa misi elektrifikasi.
Marketing Director TAM, Hiroyuki Oide menegaskan, pihaknya ingin setiap transformasi yang dilalui oleh produk Toyota akan berdampak positif pada masyarakat dan lingkungan.
Melalui Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025, lanjut dia, mereka dapat melihat sendiri keandalan Hybrid EV Toyota saat melintasi beragam kondisi jalan dari Mandalika sampai wilayah barat Indonesia.
“Kami berharap Veloz Hybrid EV menjadi lokomotif adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Sebagai produk lokal, kehadiran Hybrid MPV ini turut menggerakkan manufaktur, rantai pasok dan ekosistem mobilitas nasional,” tutup Oide. [dpid/TH]

