Motor Suzuki Ngegas di 2025, Penjualan Tembus 16 Ribu Unit

DAPURPACUID – Pencapaian positif yang diraih Suzuki Indonesia tidak hanya dari sektor roda empat, lini sepeda motor pun mampu mendulang hasil signifikan di 2025.

Bisnis roda dua PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menutup 2025 dengan sinyal positif setelah angka penjualan secara nasional menembus lebih dari 16.000 unit.

Capaian whole sales (pabrik ke diler) tersebut mempertegas konsistensi Suzuki dalam membangun lini produk berkarakter kuat, sekaligus menyeimbangkan pemasaran model global dengan penguatan produksi dalam negeri.

Sepanjang 2025, Suzuki mencatat pertumbuhan penjualan whole sales berkat kontribusi model global seperti V-Strom 250SX, Burgman 125EX dan Access 125, yang diterima pasar berkat kombinasi desain, performa, dan kualitas.

Menanggapi hasil ini, 2W Sales & Marketing Department Head PT SIS, Teuku Agha menyebut perubahan preferensi konsumen menjadi faktor kunci, dimana mereka mengutamakan kualitas.

“Termasuk para pelanggan juga melihat identitasnya. Strategi kami menghadirkan sepeda motor berkarakter kuat terbukti relevan dan diterima pasar,” ujarnya, disela acara Media Gathering 2026, di Jakarta Kamis (29/1).

Baca juga:  Biar Kabin Tetap Lega Saat Liburan, Ini Tips Menata Barang ala Suzuki Fronx

Sejalan dengan strategi tersebut, Suzuki Indonesia juga menegaskan komitmen pengembangan produk global melalui peluncuran Satria Pro dan Satria F150 pada November 2025.

Kehadiran kedua model ini menjadi penanda keseriusan Suzuki dalam mengembangkan motor sport buatan Indonesia, dengan standarisasi internasional.

Langkah ini melengkapi jajaran model produksi lokal yang saat ini diisi Nex II, Address dan GSX Series. Suzuki terus meningkatkan kualitas manufaktur dalam negeri agar mampu memenuhi standar global sekaligus siap bersaing di pasar ekspor.

Tak sekadar mengejar angka penjualan, Suzuki juga memposisikan produksi lokal sebagai bagian dari strategi jangka panjang industri. Model-model buatan Indonesia dirancang agar tidak hanya kompetitif di pasar domestik, tetapi juga memiliki daya saing di tingkat global.

“Melalui lini motor produksi dalam negeri, Suzuki berkontribusi nyata bagi industri nasional. Produk yang dihasilkan tak hanya diserap pasar domestik, tapi juga diterima di pasar global,” tutup Agha. [dpid/TH]

Previous articleCas Mobil Listrik Tanpa Drama, Ini Cara PLN Icon Plus Lewat HCS
Next articleOwnership and Background of 32Red Casino