Tiga Tahun Ofero, Merintis Brand Mobilitas Listrik Global dari Indonesia

Ofero Rayakan Tiga Tahun Perjalanan, Fokus Bangun Mobilitas Listrik Relevan untuk Pasar Dunia

DAPURPACUID – Tiga tahun bukan waktu yang panjang dalam industri otomotif. Namun bagi Ofero, rentang waktu tersebut cukup untuk menegaskan arah membangun merek mobilitas listrik dengan visi global.

Berangkat dari pemahaman pasar Indonesia. Sejak berdiri pada 2022, Ofero tidak memosisikan Indonesia semata sebagai pasar penjualan, melainkan sebagai fondasi strategis tempat riset, pengembangan produk, dan validasi solusi mobilitas dilakukan sebelum melangkah lebih jauh ke panggung internasional.

Pendekatan itu terasa kontras di tengah maraknya merek kendaraan listrik yang hadir dengan konsep global lalu dipaksakan masuk ke pasar lokal. Ofero justru memilih jalur sebaliknya.

Karakter jalan, pola penggunaan harian, hingga ekspektasi konsumen Indonesia menjadi titik awal dalam merancang produk motor dan sepeda listriknya. Dari sinilah identitas Ofero terbentuk: sebuah brand global yang lahir dari konteks lokal.

Dalam tiga tahun perjalanannya, Ofero mencatat sejumlah capaian penting. Mulai dari penerimaan pasar yang tumbuh konsisten setiap tahun, perluasan jaringan distribusi, hingga penguatan keterlibatan komunitas pengguna.

Kombinasi antara strategi produk yang adaptif dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan mobilitas membuat Ofero mampu berkembang tanpa kehilangan relevansi di pasar yang terus berubah.

“Sejak awal kami percaya bahwa membangun brand hari ini tidak harus dimulai dari satu negara tertentu,” ujar Wang Dong, Founder & CEO Ofero. Menurutnya, membangun pasar global berarti menyiapkan organisasi dan kapabilitas yang sejak awal siap beroperasi lintas negara, bukan sekadar mengekspor produk yang sama ke berbagai wilayah.

Industri kendaraan roda dua secara global masih menyimpan potensi pertumbuhan yang besar, terutama di negara-negara dengan ketergantungan tinggi pada mobilitas roda dua seperti Indonesia.

Ofero melihat peluang ini dengan pendekatan yang berbeda. Produk tidak dirancang sebagai simbol gaya hidup semata, melainkan sebagai solusi mobilitas harian yang fungsional, efisien, dan mudah diadaptasi di berbagai kondisi.

“Kami merancang produk berdasarkan kebutuhan nyata di setiap pasar,” lanjut Wang. “Pendekatan ini memang tidak selalu paling mudah, tetapi justru memberi ruang diferensiasi yang kuat dan memungkinkan bisnis memiliki siklus hidup yang lebih panjang.”

Strategi tersebut juga tercermin dalam pengelolaan operasional. Ofero menyadari bahwa bisnis mobilitas listrik bukan hanya soal produk, tetapi juga rantai pasok, distribusi, serta layanan purna jual yang kompleks. Dengan memanfaatkan kekuatan supply chain dan pemahaman pasar lokal, Ofero menargetkan posisi kompetitif yang berkelanjutan di pasar global.

Di pasar domestik, pendekatan tersebut terbukti efektif. Super Wang, Sales Manager Ofero Indonesia, mengungkapkan bahwa profil pengguna Ofero terus berkembang, terutama di kawasan urban. Motor dan sepeda listrik Ofero kini semakin banyak digunakan sebagai alat mobilitas harian, bukan lagi sekadar alternatif atau produk sekunder.

Tak hanya di Indonesia, ekspansi Ofero juga telah menjangkau berbagai wilayah dunia. Mulai dari Asia Tenggara seperti Thailand dan Filipina, hingga Amerika Selatan dengan pasar Brasil dan Kolombia. Hingga akhir 2025, Ofero mencatat lebih dari 150.000 pengguna secara global, sebuah angka yang memperkuat kepercayaan diri perusahaan untuk melangkah lebih jauh.

“Capaian ini mendorong kami untuk terus memperluas jaringan distribusi dan layanan, baik di dalam negeri maupun mancanegara,” jelas Super Wang. Pada 2026, Ofero menargetkan ekspansi ke lebih dari sepuluh negara baru, dengan fokus memastikan akses produk dan layanan yang semakin dekat dengan pengguna.

Seiring dengan pertumbuhan pasar, Ofero juga menaruh perhatian besar pada penguatan hubungan dengan pengguna. Auditya Gunawan, Brand Department Ofero Indonesia, menekankan bahwa pendekatan komunitas menjadi elemen penting dalam membangun brand jangka panjang.

“Kami tidak melihat pengguna hanya sebagai konsumen, tetapi sebagai bagian dari ekosistem,” ujarnya. Melalui berbagai kegiatan komunitas, test ride, hingga aktivitas brand, Ofero berupaya membangun hubungan yang lebih organik dan berkelanjutan.

Pendekatan ini secara perlahan membentuk positioning Ofero sebagai brand yang tidak hanya dikenal, tetapi juga digunakan dan direkomendasikan. Kehadiran brand pun menjadi lebih relevan dalam keseharian pengguna, terutama di lingkungan urban dengan kebutuhan mobilitas yang dinamis.

Memasuki fase pertumbuhan selanjutnya, Ofero akan memfokuskan langkah pada penguatan fundamental bisnis, baik di dalam maupun luar negeri. Strategi tersebut mencakup perluasan jaringan distribusi, pendalaman penetrasi pasar urban, penguatan komunitas pengguna, serta pengembangan produk yang semakin selaras dengan kebutuhan nyata.

Dengan fondasi yang dibangun selama tiga tahun terakhir, Ofero menempatkan diri bukan sekadar sebagai pemain kendaraan listrik, tetapi sebagai bagian dari upaya membentuk masa depan mobilitas yang lebih relevan, inklusif, dan berkelanjutan berangkat dari Indonesia, untuk dunia. [dpid/BGS]

Previous articleMG Hadirkan MGS5 EV, SUV Listrik All-Rounder dengan Sentuhan Brit Dynamic
Next articleMotor Tidak Bisa Distarter? Kenali Penyebab Umum dan Cara Mengatasinya