DAPURPACUID – Mencari city car murah irit BBM untuk kendaraan pertama usia remaja bukan perkara mudah. Pasalnya, saat ini pasar ‘dijejali’ berbagai model tersebut.
Termasuk yang dihadirkan dari pendatang baru bermesin listrik. Bagi pengendara pemula, khususnya remaja yang baru memasuki dunia berkendara, mobil dengan dimensi ringkas dan biaya kepemilikan rendah menjadi faktor utama.
Suzuki S-Presso hadir sebagai solusi mobil kecil yang praktis dan ekonomis. Sekaligus solusi terbaik untuk menghindari stres saat menemui kemacetan ‘akut’ di jalan raya.
Suzuki S-Presso menempatkan diri di segmen tersebut dengan menawarkan kemudahan dalam penggunaannya, tanpa mengorbankan fungsi dasar sebuah mobil harian.
Dalam balutan warna Sizzle Orange, city car ini ditempatkan cukup strategis di antara model-model anyar Suzuki yang ditampilkan sepanjang gelaran IIMS 2026 berlangsung.

Bukan tanpa alasan bagi Suzuki untuk tetap menghadirkan model ini, mengingat segmen tersebut tergolong mulai ‘dikucilkan’ oleh calon konsumen melihat makin banyaknya produk-produk baru muncul.
Ditengah makin maraknya kendaraan-kendaraan di segmen hatchback, baik dilengkapi mesin konvensional hingga listrik, keunggulan yang dibenamkan pada S-Presso patut diperhitungan.
Sebagai city car murah irit BBM, S-Presso dirancang untuk kebutuhan mobilitas perkotaan. Berkat konfigurasi dimensinya yang proporsional yaitu panjang 3.565 mm, lebar 1.520 mm dan tinggi 1.565 mm.
Karakter simpel dan mudah dikendalikan menjadikannya pilihan masuk akal bagi remaja yang membutuhkan kendaraan pertama untuk aktivitas rutin, seperti sekolah, kuliah, atau mobilitas harian dalam kota.
Bahkan, bila melihat jarak sumbu rodanya, lebih mungil 20 mm dari Karimun, mobil ini disajikan 2.380 mm. Struktur rangka S-Presso juga telah menggunakan platform Heartect.
Dari sisi desain, Suzuki S-Presso tampil kompak dengan ground clearance yang relatif tinggi di kelasnya. Balutan sporty dipadukan desain yang stylish khas kawula muda berhasil dimunculkan, terutama pada sektor eksterior.

Hal ini memberikan keuntungan saat melintasi jalan perkotaan yang beragam, sekaligus memudahkan pengemudi pemula dalam mengatur posisi kendaraan. Dimensinya yang kecil juga membantu saat parkir di area terbatas.
Masuk ke dalam kabin, S-Presso mengedepankan pendekatan fungsional. Tata letak dashboard sederhana, instrumen mudah dibaca, serta kontrol yang intuitif membuat mobil ini ramah bagi pengguna baru.
Tidak banyak distraksi, sehingga pengemudi dapat lebih fokus saat berkendara. Menambah nilai kualitas produk yang mumpuni, pembaruan diberikan meliputi sektor fitur keselamatan maupun keamanan, hiburan bahkan dari sisi dapur pacunya.
Suzuki S-Presso dibekali fitur keselamatan standar seperti dual airbag, ABS, serta struktur bodi yang dirancang memberikan perlindungan dasar. Meski berada di segmen entry-level, fitur ini cukup memberikan rasa aman bagi pengemudi pemula.
Dari sektor keselamatan lainnya, kini S-Presso dibenamkan teknologi ESP (Electronic Stability Program) untuk menjaga kestabilan saat dikendarai seperti di lintasan licin.
Hadirnya fitur Hill Hold Control berguna menahan posisi kendaraan sesaat ketika menemui jalan menanjak dari kondisi diam. Kecanggihan ini hanya tersedia pada S-Presso varian bertransmisi AGS (Auto Gear Shift).

Pengaturan spion juga mendapat sentuhan baru, dilengkapi electric mirror, agar tidak mengganggu konsentrasi pengendara saat memerlukan penyesuaian arah yang dibutuhkan.
Dominasi konsumen dari kalangan keluarga muda juga menjadi alasan bagi Suzuki melengkapinya dengan tambahan fitur tepat guna, seperti ISOFIX untuk meletakan baby car seat dengan aman.
Suzuki S-Presso juga dibekali head unit touchscreen 7 inci yang dapat dikontrol melalui audio steering switch, dan disematkan Apple CarPlay maupun Android Auto.
Terdapat juga smartphone linkage untuk memudahkan pengendara berkomunikasi tanpa menyentuh perangkat ponsel pintar. Keunggulan ini lazim dibenamkan pada tipe-tipe premium.
Salah satu daya tarik utamanya pada efisiensi bahan bakarnya. S-Presso semakin ramah lingkungan dan efisien berkat penggunaan mesin baru berkode K10C berkapasitas 1.000 cc Dual Jet, menghasilkan tenaga 67 hp dan torsi maksimal 89 Nm/3.500 rpm.
Mobil ini dikenal hemat konsumsi BBM dan minim perawatan. Karakter tersebut menjadikannya city car murah irit BBM yang cocok untuk penggunaan harian tanpa membebani biaya operasional.

Konfigurasi dari tenaga dan torsi ini tersalurkan ke roda depan melalui dua pilihan transmisi, yaitu 5-speed manual transmision (MT) dan 5-speed AGS (Auto Gear Shift).
Terdapat fitur engine auto start-stop guna mengurangi penggunaan bahan bakar, saat mobil sedang dalam kondisi berhenti seperti di jalan macet atau menunggu lampu lalu lintas.
Suzuki S-Presso hingga saat ini masih memiliki titel mobil irit tanpa hybrid dengan catatan konsumsi BBM lebih dari 20 km/l di semua rute pengujian BBM.
Dengan banderol mulai dari Rp172,6 juta OTR Jakarta, enam pilihan warna disediakan sesuai karakter pengendara seperti Sizzle Orange, Solid Fire Red, Pearl Starry Blue, White, Granite Grey Metallic dan Silky Silver Metallic.
Biaya kepemilikan S-Presso juga tergolong bersahabat. Dengan kombinasi dimensi ringkas, efisiensi bahan bakar, dan biaya kepemilikan rendah, membuat S-Presso ideal sebagai mobil pertama.
Bagi orang tua, faktor ini menjadi pertimbangan penting saat memilih kendaraan bagi Gen Z. Sebuah pilihan rasional bagi mereka yang ingin mulai berkendara dengan nyaman, aman, dan ekonomis. [dpid/TH]

